Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
RAU - Wednesday, 21 January 2026 | 08:33 AM


TAPANULI TENGAH – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu memastikan proses normalisasi Sungai Aek Harse di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, terus dilaksanakan secara intensif sebagai bagian dari penanganan pascabanjir bandang dan tanah longsor.
Pemerintah Kabupaten Tapteng mengerahkan sebanyak 12 unit alat berat jenis excavator untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai serta pembangunan tanggul sementara di kawasan terdampak. Upaya ini dilakukan guna mengurangi risiko banjir susulan dan memperbaiki kondisi lingkungan sekitar permukiman warga.
Selain itu, pembersihan sisa material banjir berupa sedimen tanah dan batang kayu juga dilakukan di bahu jalan dan area permukiman. Dalam proses tersebut, Pemkab mengoptimalkan dukungan alat berat yang terdiri dari tiga unit excavator, dua unit bulldozer, serta sepuluh unit dump truck.
"Pembersihan sisa sedimen tanah dan batang kayu di sekitar bahu jalan dan permukiman warga terus kita lakukan dengan mengoptimalkan alat berat yang ada," ujar Masinton Pasaribu, Selasa (20/1/2026).
Normalisasi Sungai Aek Harse juga mencakup penimbunan dan pemuatan material sirtu untuk pembangunan jembatan aramco, serta penggalian sisi kiri tebing jalan guna membentuk trase jalan yang lebih baik dan aman bagi masyarakat.
Masinton berharap, melalui pengerjaan normalisasi ini, potensi terjadinya banjir di wilayah tersebut dapat diminimalkan. Ke depan, pemerintah daerah berencana membangun tanggul permanen dengan konstruksi beton di sepanjang sungai.
"Mudah-mudahan dengan normalisasi sungai ini, banjir tidak terjadi lagi. Target kita selanjutnya adalah membangun tanggul permanen dan membeton seluruhnya," jelasnya.
Usai meninjau lokasi normalisasi, Bupati Masinton Pasaribu juga menyempatkan diri mengunjungi Jembatan Rambing Hutanabolon. Ia terlihat berbincang dengan warga, memberikan semangat, serta menyapa anak-anak dengan hangat di lokasi tersebut.
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
7 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
8 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
8 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
8 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
9 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
9 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
9 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
11 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
12 days ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
13 days ago





