Rabu, 28 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Berita

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir

- Monday, 19 January 2026 | 03:42 AM

Background
BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di berbagai daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin (19/1/2026).

Prakirawan cuaca BMKG, Selly Brilian, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa sejumlah kota besar di Tanah Air diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga lebat yang disertai petir.

Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur beberapa kota seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, hingga Merauke.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Semarang dan Surabaya. Adapun hujan lebat disertai petir diperkirakan terjadi di wilayah Yogyakarta dan Kupang.

Untuk sejumlah kota lainnya seperti Banda Aceh, Padang, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Palembang, Mataram, dan Palu, BMKG memprakirakan kondisi cuaca akan didominasi oleh awan tebal hingga berkabut.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan tiga sistem siklon tropis yang saat ini terpantau aktif di sekitar wilayah Indonesia.

Siklon Tropis Nokaen, yang berkembang dari bibit siklon 91W sejak 15 Januari 2026, saat ini berada di sebelah timur Filipina bagian utara Sulawesi Utara dengan kecepatan angin maksimum mencapai 40 knot atau sekitar 56 km/jam. Sistem ini diperkirakan akan bertahan dalam kategori satu dalam 48–72 jam ke depan.

Selain itu, terpantau pula Bibit Siklon Tropis 96S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur serta Bibit Siklon Tropis 97S di perairan utara Australia. Kedua sistem ini turut berpotensi mempengaruhi peningkatan intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Kombinasi fenomena tersebut berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat, disertai kilat, petir, angin kencang, bahkan gelombang laut dengan ketinggian lebih dari dua meter.

BMKG mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor, mengingat saat ini Indonesia masih berada dalam periode puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari.