Bupati Tapsel Perkenalkan Varietas Padi Gama Gora untuk Dongkrak Produksi Pascabencana
RAU - Tuesday, 10 March 2026 | 10:21 AM


Tapsel - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gama Gora kepada warga Desa Janji Manaon, Kecamatan Batang Angkola, Senin (9/3/2026).
Varietas Gama Gora ini disebut bisa meningkatkan produktifitas padi guna menutupi 3 ribu hektar sawah gagal panen karena terdampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025.
"Gama singkatan dari Gajah Mada, karena yang menemukan bibit varietas baru ini dari Universitas Gajah Mada sehingga diberi nama Gama. Sedangkan Gora singkatan dari gogo yakni padi gogo darat, dan rancah adalah padi air. Persilangan padi darat dengan padi air," ungkap Bupati Gus Irawan di hadapan warga Desa Janji Manaon yang mengikuti Safari Ramadan 1447 H Pemkab Tapsel di Masjid Baiturrahman.
Menurut orang nomor satu di Pemkab Tapsel ini, varietas padi Gama Gora ini sangat cocok ditanam di sawah yang airnya tidak terlalu banyak atau tidak menggenangi.
"Varietas ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI). Dan saya sudah minta agar ada penangkaran Gama Gora ini di Tapsel, karena memang susah mencari bibitnya," kata Gus Irawan.
Varietas Gama Gora ini, sambung Bupati, sudah pernah di demplot di daerah Tatengger, dan hasilnya sangat memuaskan dengan produksi 9,6 ton per hektar.
"Hasil demplot kita di Tatengger adalah 9,6 ton per hektar. Kemudian 80 hari sudah bisa dipanen, dan nasinya enak," jelas Bupati.
Saat ini, lanjut Gus Irawan, varietas Gama Gora ini kembali di demplot di dua tempat berbeda di Tapsel, yakni di daerah Sayurmatinggi dan Tano Tombangan (Tantom).
"Ini kita demplot lagi di Sayurmatinggi dan Tantom, untuk memastikan bahwa Gama Gora ini memang cocok di Tapanuli Selatan," sebut Gus Irawan.
Ia pun menyarankan warga untuk menanam padi Gama Gora ini di saat musim panas atau ketika debit air sedang kecil.
"Kalau sekiranya dalam setahun sawah kita hanya 2 kali tanam, nah paling tidak pas air tidak ada maka tanam lah Gama Gora. Jadi bisa 3 kali tanam dalam setahun," tuturnya.
Bupati Gus Irawan pun mengajak masyarakatnya yang berprofesi sebagai petani untuk bisa bersama-sama meningkatkan produksi padi agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sangat luar biasa dampak bencana yang terjadi akhir November 2025 ini. Selain merenggut banyak korban nyawa dan merusak infrastruktur dan bangunan, juga menggerus pertumbuhan ekonomi kita. Pertumbuhan ekonomi kita di triwulan ke-3 (Juli-Agustus-September), masih sekitar 5,2 persen. Di triwulan terakhir yakni Oktober-November-Desember, pertumbuhan ekonomi kita tinggal 2,39 persen. Salah satu faktor yang menggerus pertumbuhan ekonomi kita adalah kita kehilangan 3 ribu hektar sawah, dikalikan produksi rata-rata 5,5 ton per hektar. Berarti 16.500 ton kita kehilangan produksi padi. Untuk itu besar harapan saya di saat air sedang tidak ada agar kita menanam Gama Gora, karena produksi padi kita punya andil besar dalam menentukan pertumbuhan ekonomi kita," jelas Bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati Gus Irawan menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya bantuan dari Baznas kepada 13 mustahik, zakat fitrah yang dihimpun Baznas kepada 35 penerima, dan ambal salat.
Turut hadir Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli TP PKK Ny. Zakiah Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Ketua Baznas Tapsel, Jon Sujani Pasaribu dan pimpinan OPD
Next News

Gaji ke-13 di Kota Padangsidimpuan Mulai Dicairkan, Total Anggaran Rp16,9 Miliar
17 hours ago

Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia Lewat Sport Tourism
19 hours ago

Peringatan Dini Cuaca BMKG 13-14 Juni 2026, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat
15 hours ago

Trail of The Kings by UTMB 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Pelari dari 34 Negara Ramaikan Samosir
a day ago

PLN Pulihkan Listrik Sumut 72 Jam Lebih Cepat, Pemadaman Bergilir Resmi Dihentikan
2 days ago

Panen Jagung Betras 32 di Arse Nauli Capai 8 Ton per Hektare, Wabup Tapsel Ajak Masyarakat Maksimalkan Lahan dan Manfaatkan KUR Nol Persen
a day ago

Bupati Kembali Rombak Pejabat Madina, Tiga Kadis Bergeser Posisi
2 days ago

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Sumut
2 days ago

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni
2 days ago

Pemprov gelontorkan Rp1,1 triliun percepat Program Hasil Terbaik Cepat
3 days ago




