Diet Yoyo: Saat Berat Badan Turun Naik Dengan Cepat. Bagaimana menghindarinya?
RAU - Wednesday, 04 March 2026 | 08:49 AM


Dalam dunia diet dan kesehatan, istilah diet yoyo semakin populer. Nama ini menggambarkan pola berat badan yang naik-turun seperti gerakan yoyo. Fenomena ini sering terjadi pada orang yang mencoba menurunkan berat badan dengan cepat namun tidak mempertahankan gaya hidup sehat secara konsisten.
Diet ekstrem, seperti mengurangi kalori secara drastis, dapat memperlambat metabolisme.
Tubuh beradaptasi dengan kekurangan energi, sehingga setelah diet selesai, tubuh lebih cepat menyimpan lemak.
Setelah diet, jika pola makan lama yang tinggi gula dan karbohidrat kembali diterapkan, berat badan cepat naik.
Dan biasanya itu juga terjadi karena tubuh dan pikiran belum terbiasa dengan gaya hidup sehat yang baru. Hal ini membuat penurunan berat badan sulit bertahan lama.
Apakah ada dampak dari diet Yoyo ini?
Tentu saja ada.
1.Risiko Penyakit Jantung: Fluktuasi berat dan kolesterol bisa meningkatkan risiko kardiovaskular.
2.Gangguan Metabolisme: Tubuh sering menyesuaikan metabolisme sehingga penurunan berat badan selanjutnya lebih sulit.
3.Efek pada Mood dan Energi: Sering merasa lelah, cemas, dan frustrasi akibat naik-turunnya berat badan.
4.Risiko Obesitas Jangka Panjang: Tubuh cenderung menyimpan lebih banyak lemak setelah beberapa kali mengalami diet yoyo.
Bagaimana Menghindari Diet Yoyo?
Ini tipsnya :
1.Turun Berat Badan Bertahap
Target 0,5–1 kg per minggu lebih aman dan stabil.
2.Ubah Gaya Hidup, Bukan Sekadar Diet
Fokus pada pola makan seimbang, olahraga rutin, dan tidur cukup.
3.Makan Teratur
Jangan melewatkan waktu makan karena metabolisme bisa terganggu.
4.Pantau Berat Badan Realistis
Catat progres mingguan, bukan harian, untuk menghindari stres berlebihan.
5.Konsistensi Lebih Penting daripada Kecepatan
Lebih baik menurunkan berat sedikit demi sedikit tapi bertahan lama, daripada cepat tapi naik kembali.
Next News

Pelangi Muncul Setelah Hujan, Tapi Mengapa Bentuknya Melengkung?
10 hours ago

Bawang Dipotong Bikin Menangis, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Mata?
10 hours ago

Mengapa Rasa Pedas Bisa Membuat Tubuh Terasa Panas?
10 hours ago

Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau, Apakah Masih Aman Dimakan?
10 hours ago

Awan Gelap Belum Tentu Hujan, Ini yang Sebenarnya Terjadi
10 hours ago

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
19 hours ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
19 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
19 hours ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
19 hours ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
19 hours ago





