Bupati Tapsel Serahkan 15 Ribu Benih Ikan dan 2,7 Ton Pakan kepada Pokdakan Maju Jaya Sanggapati
Laila - Tuesday, 21 July 2026 | 11:40 AM


Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Benih dan Pakan Ikan untuk Dorong Swasembada Perikanan
ANGKOLA TIMUR – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus berupaya meningkatkan produksi perikanan daerah melalui program Gerakan Seribu Kolam. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan bantuan benih dan pakan ikan kepada kelompok pembudidaya ikan di Desa Sanggapati, Kecamatan Angkola Timur.
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan tersebut kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Maju Jaya dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi ikan sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mewujudkan swasembada ikan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gus Irawan menjelaskan bahwa program Gerakan Seribu Kolam dilaksanakan karena produksi ikan lokal saat ini belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan konsumsi masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2024, kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Tapanuli Selatan mencapai sekitar 15.000 ton per tahun. Sementara itu, produksi ikan dari pembudidaya lokal baru berada di angka sekitar 7.500 ton per tahun.
Artinya, sekitar separuh kebutuhan ikan masyarakat masih harus dipenuhi dari pasokan luar daerah.
Menurut Bupati, peningkatan produksi perikanan menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan ikan dari luar Tapanuli Selatan.
Ia pun meminta Pokdakan Maju Jaya memanfaatkan bantuan yang diberikan secara maksimal agar dapat meningkatkan hasil produksi.
Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, pemerintah daerah juga mendorong agar hasil budidaya ikan masyarakat dapat menjadi bagian dari pasokan bahan pangan untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati juga menekankan pentingnya pengembangan sektor perikanan yang terintegrasi dengan pertanian dan peternakan. Produksi ikan, ayam, telur, serta berbagai komoditas pertanian dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Tapanuli Selatan Syaiful AP Nasution mengatakan bantuan yang diberikan kepada Pokdakan Maju Jaya merupakan tindak lanjut dari program pencetakan kolam ikan yang telah dilaksanakan pada 2025.
Pada program tersebut, sebanyak 15 kolam ikan telah dibangun di Desa Sanggapati. Selanjutnya, pemerintah memberikan dukungan berupa benih dan pakan agar kolam yang telah tersedia dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi ikan.
Adapun bantuan yang diserahkan terdiri atas 6.000 ekor benih ikan mas, 9.000 ekor benih ikan nila berukuran sekitar 8–9 sentimeter, serta 90 sak pakan ikan dengan total berat sekitar 2,7 ton.
Syaiful berharap bantuan tersebut dapat menjadi pemicu bagi Pokdakan Maju Jaya untuk mengembangkan usaha budidaya ikan secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya produksi, kelompok pembudidaya diharapkan turut berkontribusi dalam mencapai target swasembada ikan di Tapanuli Selatan.
Dinas Perikanan Tapsel juga tengah menjajaki kerja sama antara kelompok pembudidaya ikan dengan dapur MBG. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi ikan masyarakat.
Syaiful menyebutkan, pada 19 Juli 2026, sekitar 275 kilogram ikan lele hasil binaan Dinas Perikanan telah dipasok ke dapur MBG Sitinjak. Ke depan, pihaknya berencana memfasilitasi kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara Pokdakan dengan dapur MBG.
Selain itu, Dinas Perikanan Tapanuli Selatan berencana mengusulkan program pengembangan berkelanjutan melalui CSR Danantara. Program tersebut diharapkan dapat memberikan pendampingan kepada kelompok dan desa selama tiga tahun hingga mampu mengelola usaha perikanan secara mandiri.
Ketua Pokdakan Maju Jaya Desa Sanggapati, Faisal Erwin Sinaga, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia memastikan bantuan tersebut akan dimanfaatkan dan dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan usaha budidaya ikan kelompoknya.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Camat Angkola Timur M. Yunan beserta jajaran, Kepala Desa Sanggapati Sulaiman Sinaga, para kepala dusun, pengurus dan anggota Pokdakan Maju Jaya, serta masyarakat Desa Sanggapati.Keyword:
Next News

Pelangi Muncul Setelah Hujan, Tapi Mengapa Bentuknya Melengkung?
7 hours ago

Bawang Dipotong Bikin Menangis, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Mata?
7 hours ago

Mengapa Rasa Pedas Bisa Membuat Tubuh Terasa Panas?
7 hours ago

Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau, Apakah Masih Aman Dimakan?
7 hours ago

Awan Gelap Belum Tentu Hujan, Ini yang Sebenarnya Terjadi
7 hours ago

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
16 hours ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
16 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
16 hours ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
16 hours ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
16 hours ago





