Bupati Gus Irawan Dorong Program MBG dan Soroti Mangkraknya Pembangunan Jalan Provinsi di Tapsel



Tapanuli Selatan – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang dirangkai dengan safari Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Kelurahan Arse Nauli, Kecamatan Arse, Minggu (28/9/2025).
Dalam sambutannya, Gus Irawan menegaskan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tengah diperjuangkannya di tingkat pusat. Menurutnya, program ini krusial untuk meningkatkan gizi anak balita, pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui, sekaligus menekan angka stunting.
"Program ini juga bagian dari upaya kita menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Di Kecamatan Arse, pembangunan dapur MBG akan dilakukan di Desa Hamijon, di atas lahan milik Pemkab Tapsel yang akan diserahkan ke Badan Gizi Nasional untuk dibangun oleh Kementerian PUPR," jelas Gus Irawan.
Ia menuturkan, setiap dapur MBG melayani hingga 3.000 anak. Dengan target 32 dapur di Tapsel, program ini diproyeksikan menyentuh lebih dari 91.000 penerima. Perputaran uang dari distribusi MBG di Tapsel bahkan diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar per hari, Rp35 miliar per bulan, atau lebih dari Rp400 miliar per tahun.
Selain isu gizi, Gus Irawan juga menyinggung persoalan pembangunan infrastruktur jalan provinsi yang hingga kini belum terealisasi. Ia menyebut, ruas Sipirok–Arse–Saipar Dolok Hole–Aek Bilah serta Sipirok Bulu Mario–Marancar–Batang Toru Sipenggeng sebelumnya sudah dianggarkan dalam kontrak multiyears senilai Rp126 miliar pada periode 2022–2023.
"Anggaran itu sudah masuk dalam APBD Provinsi Sumut. Namun hingga sekarang tidak ada yang dikerjakan di Tapsel. Padahal akses jalan ini sangat vital untuk konektivitas, termasuk menuju Bandara Pinangsori," tegasnya.
Gus Irawan mengaku telah menyampaikan langsung hal tersebut kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution agar anggaran tetap dikawal, meski ada refocusing. Sayangnya, beberapa alokasi yang sempat dianggarkan melalui peraturan kepala daerah kembali hilang.
"Ini jadi kendala besar. Kabupaten tidak bisa membangun jalan provinsi, meski program pembangunan di Arse berjalan. Karena itu, saya minta dukungan semua pihak agar akses jalan strategis di Tapsel bisa segera terealisasi," ujarnya.
Acara kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD (PAN) Syawal Pane, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Camat Arse, Ketua BKMT Kecamatan Arse dan para jamaah BKMT Kecamatan Arse. (Prokopim Tapsel)
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
22 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
22 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
23 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
23 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
23 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
24 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
24 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
24 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
a month ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
a month ago





