Investigasi Awal Sebut Rudal AS Salah Sasaran hingga Hantam Sekolah di Iran
Liaa - Thursday, 12 March 2026 | 03:38 PM


Hasil investigasi awal militer Amerika Serikat mengungkap bahwa rudal Tomahawk yang diluncurkan dalam serangan militer pada 28 Februari 2026 secara tidak sengaja menghantam sebuah sekolah dasar di Minab, Iran.
Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh harian The New York Times yang mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat pada Rabu (11/3/2026). Penyelidikan terhadap insiden tersebut masih terus berlangsung, namun temuan awal menyebutkan bahwa serangan tersebut berasal dari militer AS.
Informasi serupa juga dilaporkan CNN, yang mengutip sumber anonim yang mengetahui proses investigasi. Sumber itu menyatakan bahwa serangan tersebut terjadi akibat kesalahan penargetan.
Serangan rudal tersebut menimbulkan korban jiwa yang besar. Sebanyak 165 orang dilaporkan meninggal dunia dan 96 lainnya mengalami luka-luka. Sebagian besar korban adalah anak-anak yang berada di sekolah saat serangan terjadi.
Sementara itu, laporan dari The Times menyebutkan bahwa perwira di Komando Pusat Amerika Serikat menggunakan koordinat target yang berasal dari data intelijen lama milik Badan Intelijen Pertahanan.
Para penyelidik saat ini masih menelusuri alasan penggunaan data yang sudah usang tersebut serta pihak yang bertanggung jawab karena tidak melakukan verifikasi ulang sebelum serangan diluncurkan.
Sekolah yang menjadi lokasi serangan diketahui berada di blok yang sama dengan sebuah bangunan yang sebelumnya digunakan oleh angkatan laut Garda Revolusi Iran.
Bangunan tersebut pada awalnya merupakan bagian dari kompleks pangkalan militer, namun kemudian dipisahkan dan dipagari secara terpisah antara tahun 2013 hingga 2016 sebelum akhirnya difungsikan sebagai sekolah.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas serangan yang menimpa fasilitas pendidikan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menyatakan kemungkinan bahwa Iran sendiri bertanggung jawab atas serangan tersebut, meskipun negara itu diketahui tidak memiliki rudal Tomahawk. Trump kemudian menyatakan akan menerima hasil investigasi resmi yang tengah berlangsung.
Di sisi lain, Israel terus membantah keterlibatan maupun pengetahuan terkait serangan tersebut.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, sebelumnya juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat menargetkan sekolah dalam operasi militer apa pun.
Next News

6 Budaya Asli Korea Selatan yang Tetap Lestari
10 hours ago

10 Tradisi Pernikahan Unik dari Berbagai Negara dan Maknanya
11 hours ago

Kesepakatan Gencatan Senjata Paskah Ortodoks
2 days ago

Ribuan Jemaah Padati Al Aqsa Usai Akses Dibuka Kembali
2 days ago

Update Konflik Iran vs Amerika Serikat April 2026: Ancaman Penutupan Selat Hormuz dan Kegagalan Diplomasi
3 days ago

7 Dampak Terkini Ekonomi Global Akibat Perang AS-Israel vs Iran
3 days ago

Bukan Sekadar Rehat: Mengupas Arti Gencatan Senjata yang Sering Muncul di Headline Berita
4 days ago

4 Festival Unik di Dunia Yang Wajib Kunjungi Sekali Seumur Hidup!
7 days ago

Ini Rahasia Majunya Sistem Pertanian Jepang yang Bikin Dunia Kagum
7 days ago

Terbang di Negeri Dongeng! Pesona Balon Udara Cappadocia Turki yang Bikin Dunia Terpukau
7 days ago




