Rabu, 29 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Musik

Lirik Lagu Bersenja Gurau – Raim Laode, Penuh Makna Harapan dan Keteguhan

Liaa - Wednesday, 29 April 2026 | 11:53 AM

Background
Lirik Lagu Bersenja Gurau – Raim Laode, Penuh Makna Harapan dan Keteguhan

Lagu Bersenja Gurau merupakan karya dari Raim Laode yang dirilis pada 7 Maret 2024. Lagu ini hadir dengan nuansa lembut dan hangat, menghadirkan suasana reflektif yang menenangkan pendengarnya.

Secara makna, lagu ini berbicara tentang harapan, kesabaran, serta keyakinan bahwa setiap kesulitan hidup akan disertai kemudahan. "Senja" dalam lagu ini bukan sekadar simbol kopi, lagu indie, atau suasana romantis, melainkan perlambang momen perenungan dan hadiah bagi mereka yang tetap bertahan melewati hari.

Raim juga menyelipkan pesan spiritual yang kuat, bahwa Tuhan telah menjanjikan kemudahan setelah kesempitan. Lagu ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap derita selalu ada pelangi, dan dalam setiap luka ada pelukan hangat yang menenangkan.

Berikut lirik lengkap lagu Bersenja Gurau:

Lirik Lagu Bersenja Gurau – Raim Laode

Banyak yang salah mengira



Senja bukan tentang kopi

Lagu indie dan cerita

Ku kasi tahu kepadamu

Senja adalah hadiah

Pejalan kaki menjemput magribnya



Selalu ada pelangi

Pada setiap mendungnya

Setiap derita

Ku kan ada slalu untukmu

Temani setiap derita



Jadi pelukan ternyaman untukmu

Jika sempit hidup ini

Tidur selalu tak tenang

Pagi selalu menyiksa

Semua akan baik saja



Sebab Tuhan tlah berjanji

Setelah sempit ada kemudahan

Kita miliknya

Semua telah tertulis

Dan akan kembali padanya



Selalu ada pelangi

Pada setiap mendungnya

Setiap derita

Selalu ada pelangi

Pada setiap mendungnya



Setiap derita

Ku kan ada selalu untukmu

Temani setiap derita

Jadi pelukan ternyaman untukmu

Makna Lagu

Lirik-lirik dalam lagu ini menekankan bahwa hidup memang tidak selalu mudah. Ada masa sempit, gelisah, bahkan pagi yang terasa menyiksa. Namun, keyakinan menjadi kunci utama—bahwa Tuhan telah menjanjikan kemudahan setelah kesulitan.



Metafora pelangi setelah mendung menjadi simbol harapan yang terus diulang dalam lagu ini, mempertegas pesan optimisme. Selain itu, kehadiran sosok yang setia menemani dalam derita menjadi gambaran cinta yang sederhana namun penuh makna.

Lagu ini sangat relevan bagi siapa pun yang sedang menghadapi tekanan hidup dan membutuhkan penguatan batin.