Bulog Sumut salurkan 32.342 ton beras SPHP ke mitra hingga 11 Agustus
RAU - Wednesday, 12 August 2026 | 01:02 AM


Medan
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan 32.342 ton beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke sejumlah mitra terhitung dari Maret hingga 11 Agustus 2026.
"Penyaluran sebanyak 32.342 ton beras SPHP itu telah mencapai 65,95 persen dari target sekitar 49.043 ton sampai Desember 2026," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Selasa.
Budi mengatakan penyaluran SPHP akan terus ditingkatkan, terutama agar memastikan masyarakat di wilayah kerjanya tetap mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau.
Lebih lanjut, ia mengatakan agar memperluas penyaluran beras SPHP tersebut dilakukan berbagai kanal, di antaranya pasar rakyat, Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan TNI/Polri, serta Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
"Kami perkirakan sekitar 9.000 ton beras SPHP akan tersalur ke sejumlah mitra tersebut, untuk menjangkau masyarakat lebih luas," katanya.
Budi mengatakan dengan adanya penyaluran kepada sejumlah mitra tersebut, ketersediaan beras SPHP di pasar dipastikan cukup aman.
Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan beras SPHP terus diupayakan tersedia secara bertahap di pasar dan jaringan pengecer resmi lainnya," ucapnya.
Bulog Sumut terus mengelola stok yang tersedia sesuai kebutuhan dan penugasan pemerintah, sehingga stok yang ada dapat disalurkan melalui berbagai program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, Bulog Sumut memastikan harga jual beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram.
Next News

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
7 hours ago

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
13 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
17 hours ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
a day ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
a day ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
a day ago

Lewati Puluhan Terowongan Pegunungan China, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tiba di Chengdu
a day ago

Masuk China dengan Mobil Sendiri, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Pemeriksaan Ketat di Perbatasan
a day ago

Tertahan Tiga Hari di Perbatasan Malaysia, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Masalah Dokumen Kendaraan
a day ago

Filter Oli Sulit Ditemukan di Thailand, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Tantangan Menuju Laos
a day ago





