Senin, 9 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 9–12 Maret 2026

Liaa - Sunday, 08 March 2026 | 10:27 AM

Background
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 9–12 Maret 2026

Medan Nelayan serta pelaku transportasi laut di wilayah Sumatera Utara diminta meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan menyusul potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rizki Fadhillah Pratama Putra, menyampaikan bahwa kondisi gelombang tinggi diperkirakan terjadi mulai 9 hingga 12 Maret 2026 di beberapa wilayah perairan strategis di Sumatera Utara.

Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di kawasan Pesisir Barat Sumatera Utara terpantau bergerak dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan mencapai sekitar 15 knot. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut, terutama di kawasan kepulauan.

BMKG pun mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah yang diperkirakan mengalami gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak antara lain perairan di sekitar Kepulauan Nias, baik di bagian timur maupun barat, serta kawasan Kepulauan Batu. Selain itu, potensi gelombang tinggi juga diprediksi terjadi di Samudra Hindia bagian barat Kepulauan Nias dan barat Kepulauan Batu.



Seiring dengan kondisi tersebut, otoritas terkait mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan bagi pengguna transportasi laut dan nelayan.

Perahu nelayan dinilai berisiko tinggi ketika kecepatan angin mencapai sekitar 15 knot disertai gelombang lebih dari 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang diminta meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang melampaui 1,5 meter.

BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir serta pengguna jasa transportasi laut untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut dan menjaga keselamatan pelayaran selama periode potensi gelombang tinggi berlangsung.