Minggu, 3 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Kunjungan Wisman ke Sumut Naik 10,04 Persen pada Februari 2026, Didominasi Turis Malaysia

Liaa - Sunday, 03 May 2026 | 10:26 AM

Background
Kunjungan Wisman ke Sumut Naik 10,04 Persen pada Februari 2026, Didominasi Turis Malaysia

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara melaporkan adanya peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke wilayah tersebut pada Februari 2026. Total kunjungan tercatat sebanyak 24.851 orang, meningkat 10,04 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 22.583 kunjungan. Lonjakan ini didorong oleh masuknya wisatawan melalui tiga pintu utama, baik dari jalur udara maupun laut.

Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, menjelaskan bahwa secara kumulatif selama Januari hingga Februari 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 47.434 orang. Angka ini tumbuh 2,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatat 46.119 kunjungan.

Menariknya, peningkatan yang terjadi di Sumatera Utara berbanding terbalik dengan kondisi nasional. Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Februari 2026 justru menurun 2,42 persen menjadi 1.159.690 kunjungan.

Berdasarkan negara asal, Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 47,14 persen. Diikuti Singapura sebesar 6,63 persen dan Tiongkok sebesar 2,85 persen. Selain itu, wisatawan dari Jerman, Amerika Serikat, Belanda, Australia, Inggris Raya, Taiwan, dan India juga memberikan kontribusi signifikan. Sepuluh negara tersebut menyumbang total 65,06 persen dari keseluruhan kunjungan wisman ke Sumut.

Namun secara bulanan, kunjungan dari sepuluh negara utama itu mengalami penurunan sebesar 1,73 persen. Penurunan paling tajam berasal dari wisatawan asal Tiongkok yang turun hingga 22,26 persen. Sebaliknya, jumlah wisatawan dari Singapura justru melonjak signifikan sebesar 92,18 persen.



Di sisi lain, tingkat hunian hotel berbintang di Sumatera Utara mengalami penurunan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada Februari 2026 tercatat sebesar 40,67 persen, turun 2,25 poin dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 42,92 persen.

Meski demikian, rata-rata lama menginap wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, mengalami kenaikan tipis menjadi 1,34 malam dibandingkan bulan sebelumnya.