Jumat, 1 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Tapsel Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Tapanuli Selatan Masa Bakti 2025–2030, Perkuat Sinergi Keumatan dan Pemulihan Pascabencana

Liaa - Friday, 01 May 2026 | 09:28 AM

Background
Bupati Tapsel Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Tapanuli Selatan Masa Bakti 2025–2030, Perkuat Sinergi Keumatan dan Pemulihan Pascabencana

SIPIROK 

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, H. Maratua Simanjuntak, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus MUI Kabupaten Tapanuli Selatan Masa Bakti 2025–2030 di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Kamis (30/04/2026).

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan surat keputusan, pelantikan pengurus, serta penandatanganan berita acara yang turut disaksikan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, Tokoh Pembangunan Sumatera Utara Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi Islam, serta tamu undangan lainnya.

Kepengurusan MUI Tapanuli Selatan periode 2025–2030 dipimpin oleh Dr. Ali Sati Rangkuti sebagai Ketua MUI Tapsel bersama jajaran pengurus baru.




Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan serta berharap MUI semakin memperkuat peran pembinaan umat di tengah berbagai tantangan global dan daerah.

Menurutnya, kondisi dunia saat ini sedang menghadapi dinamika geopolitik dan ekonomi yang tidak stabil, termasuk dampak bencana alam yang baru saja melanda Tapanuli Selatan.

"Secara makro dunia sedang tidak baik-baik saja. Tapanuli Selatan juga baru mengalami bencana besar yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi kita sempat terkoreksi menjadi 2,4 persen, namun secara agregat tahunan masih mampu tumbuh 4,39 persen," ujar Gus Irawan.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tetap bersyukur karena di tengah situasi sulit, Tapanuli Selatan berhasil meraih prestasi nasional, termasuk penghargaan penurunan angka kemiskinan dari 6,92 persen menjadi 6,16 persen serta penurunan stunting yang signifikan hingga hampir 9 persen.




Bupati menegaskan, pemerintah membutuhkan dukungan MUI sebagai mitra strategis terutama dalam penguatan akidah umat, pembinaan moral masyarakat, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Kami berharap MUI menjadi benteng moral masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun akhlak dan akidah umat," katanya.

Selain itu, ia juga memaparkan berbagai program pemulihan ekonomi pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap korban bencana, pemberdayaan ekonomi berbasis BAZNAS, pengembangan sektor perikanan melalui program seribu kolam, serta upaya mewujudkan kemandirian pangan seperti produksi telur ayam di Tapsel.

Tokoh Pembangunanan Sumatera Utara H. Syahrul M. Pasaribu, menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dan mempertahankan capaian pembangunan.

Ia menilai tantangan ke depan bukan lagi pembangunan fisik, melainkan pemulihan ekonomi masyarakat agar kehidupan kembali normal dan Tapanuli Selatan segera bangkit.



"MUI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemersatu organisasi Islam dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah," ujarnya.


Sementara Ketua Umum MUI Sumatera Utara H. Maratua Simanjuntak menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru serta mengajak seluruh elemen umat Islam mendukung peran MUI.

Ia menegaskan amanah Munas MUI menekankan pentingnya kemandirian ekonomi organisasi, sehingga MUI mampu menjalankan fungsi pelayanan umat secara lebih optimal.

"MUI tidak akan kuat tanpa dukungan seluruh ormas Islam. Karena itu kebersamaan umat menjadi kunci utama," ungkapnya.




Ketua MUI Tapanuli Selatan Dr. Ali Sati Rangkuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada tiga agenda besar keumatan, yaitu:

Penguatan akidah dan keimanan umat


Peningkatan kualitas ilmu pengetahuan dan pendidikan




Penguatan ekonomi umat


Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan seiring agar masyarakat tidak terjebak pada kemiskinan spiritual maupun ekonomi.

"Kita ingin melahirkan generasi yang kuat iman, kuat intelektual, dan kuat ekonominya," ujarnya.



Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Kajari Tapsel, perwakilan Kapolres dan Dandim, Kakan Kemenag, Ketua DMI, pimpinan MAN IC, BAZNAS, BKMT, IPHI, FKDT, Aisyiyah, Muslimat NU, organisasi kepemudaan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.