Pemprovsu Perketat Pengawasan Distribusi Minyak Goreng
Liaa - Wednesday, 29 April 2026 | 08:57 AM


Medan
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM memperketat pengawasan distribusi minyak goreng kemasan sederhana Minyakita di seluruh kabupaten/kota.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, dalam merespons persoalan kelangkaan dan perbedaan harga yang terjadi di sejumlah daerah.
Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, menyampaikan bahwa pengawasan diperkuat melalui koordinasi terpadu bersama Perum Bulog dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah daerah tidak hanya memantau ketersediaan stok, tetapi juga memastikan proses distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan bahwa pengawasan ini penting agar pasokan Minyakita benar-benar sampai ke masyarakat tanpa hambatan di jalur distribusi.
Menurutnya, kerja sama dengan Bulog menjadi faktor penting dalam memastikan distribusi Minyakita menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya mengalami keterbatasan pasokan. Selain itu, produsen juga didorong untuk menyalurkan produk sesuai regulasi, termasuk melalui jalur distribusi Bulog.
Pemerintah, lanjutnya, tidak menginginkan produsen hanya memprioritaskan wilayah yang dianggap lebih menguntungkan. Pengawasan akan terus dilakukan agar distribusi berjalan adil dan tidak menimbulkan ketimpangan di pasar.
Sementara itu, Kepala BPTN Medan, Friendy Negarawan, menyebutkan bahwa secara nasional pasokan Minyakita sebenarnya dalam kondisi mencukupi. Namun, persoalan utama saat ini berada pada distribusi yang belum merata di sejumlah daerah.
Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan bersama tim akan melakukan pemantauan langsung terhadap jalur distribusi guna mencegah penumpukan barang di satu wilayah, sementara daerah lain mengalami kekosongan.
Saat ini, baru sekitar empat kabupaten/kota yang pasokannya relatif stabil. Daerah lainnya masih membutuhkan perhatian agar tidak terjadi kelangkaan dan lonjakan harga.
Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, dan produsen, Pemprov Sumut optimistis distribusi Minyakita dapat kembali normal sehingga harga di pasaran lebih terkendali dan merata di seluruh wilayah.
Next News

Pemkot Medan gencarkan penggunanan SILEDAK dongkrak PAD
in 4 hours

Bupati Tapanuli Selatan Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kontrak untuk Pembangunan Hunian Tetap Tahap II oleh Yayasan Buddha Tzu Chi
7 hours ago

Disdukcapil Paluta Jemput Bola di Lapas Gunung Tua, Pastikan Hak Administrasi WBP Terpenuhi
19 hours ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Kolam Lele untuk PKK Desa Huraba, Perkuat Ekosistem Pangan dan Dukung Program MBG
a day ago

Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi: Kronologi, Korban, dan Dugaan Penyebab
13 hours ago

Wacana Hapus Prodi Tak Relevan Industri, DPR Minta Kajian Mendalam
13 hours ago

Bupati Tapsel Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Perkuat Pendidikan dan Pengawasan Daerah
a day ago

Pemkab Tapsel Sosialisasikan Program PRESTICE, Dorong Penyelesaian Hukum Berbasis Restorative Justice
2 days ago

Bupati Tapsel Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026
2 days ago

Tapanuli Selatan Raih Juara II Nasional Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di Tengah Pemulihan Pascabencana
3 days ago





