7 Buah Tropis yang Dianggap Mewah di Luar Negeri, Padahal Biasa Kita Temui di Indonesia
RAU - Wednesday, 02 September 2026 | 09:15 AM


Buah Tropis: Dari Camilan Pinggir Jalan Sampai Jadi Bintang di Supermarket Elit Dunia
Pernah nggak sih kamu ngerasa biasa aja pas ngeliat pohon mangga tetangga yang buahnya bergelantungan sampai ke jalan? Atau ngerasa agak males pas disuruh Ibu ngupas salak karena kulitnya yang tajam bikin kuku sakit? Nah, di balik rasa "biasa aja" kita sebagai warga negara tropis, ternyata buah-buahan yang sering kita anggap receh ini punya kasta yang berbeda banget di luar negeri. Di sana, mereka bukan sekadar buah, tapi simbol eksotisme dan kemewahan yang harganya bisa bikin kita geleng-geleng kepala.
Kita emang harus bersyukur tinggal di Indonesia. Mau musim apa pun, pasti ada aja buah yang bisa dinikmati. Tapi, pernah nggak penasaran, buah tropis apa aja sih yang sebenarnya jadi primadona dan dicari-cari orang di belahan dunia lain? Yuk, kita bedah tujuh buah tropis yang popularitasnya nggak main-main di kancah internasional.
1. Durian
Ngomongin buah tropis nggak afdol kalau nggak naruh durian di urutan pertama. Gelar "King of Fruit" itu nggak main-main, lho. Tapi ya gitu, durian ini emang buah yang paling memicu perdebatan. Kalau di Asia Tenggara kita memuja aromanya yang semerbak, di Eropa atau Amerika, bau durian sering dianggap mirip kaus kaki basah yang lupa dicuci sebulan. Ekstrim banget, kan?
Tapi jangan salah, meskipun banyak yang benci baunya, peminat durian di China itu gila-gilaan. Mereka rela bayar jutaan rupiah buat satu buah durian premium kayak Musang King. Di supermarket elit London, durian sering dipajang di dalam kotak kaca kayak barang antik. Buat mereka, makan durian itu semacam tantangan adrenalin sekaligus pengalaman kuliner yang "high-end". Fix, durian emang raja yang punya banyak haters sekaligus fans fanatik.
2. Manggis
Kalau ada raja, pasti ada ratu. Manggis atau mangosteen ini punya reputasi yang jauh lebih kalem dibanding durian. Di luar negeri, manggis dikenal sebagai "Queen of Fruit". Alasannya? Ya karena rasanya yang elegan banget: manis, asam segar, dan teksturnya yang lembut lumer di mulut.
Dulu, manggis sempat susah banget masuk ke pasar Amerika Serikat karena aturan karantina yang ketat. Hal ini malah bikin orang di sana makin penasaran. Begitu keran impor dibuka, manggis langsung jadi buruan. Di Jepang, jangan kaget kalau nemu manggis yang dijual per biji dengan kemasan rapi yang harganya setara dengan satu porsi makan siang mewah kita di Jakarta. Buah yang sering kita jadikan mainan tebak-tebakan jumlah isi ini ternyata punya wibawa yang luar biasa di negeri orang.
3. Mangga
Mangga mungkin buah tropis yang paling "diterima" oleh lidah global. Nggak ada drama bau menyengat atau kulit berduri. Dari mulai Mangga Harum Manis kebanggaan kita sampai Alphonso dari India, semuanya laku keras. Di Amerika dan Eropa, mangga sering diolah jadi smoothie, salad, atau bahkan saus buat daging.
Ada satu fenomena menarik, yaitu "Mango Sticky Rice" yang sempat viral berkat rapper Thailand di panggung Coachella. Sejak itu, demand mangga tropis makin meroket. Buat orang Barat, makan mangga itu rasanya kayak lagi liburan di pantai tropis yang estetik. Padahal kita di sini tinggal nunggu mangga jatuh dari pohon atau beli di abang-abang rujak pinggir jalan, ya?
4. Buah Naga
Jujur aja, buah naga ini menang banyak di penampilan. Warna pink-nya yang gonjreng atau daging buahnya yang putih dengan bintik hitam emang fotogenik banget. Makanya, buah naga atau pitaya jadi primadona di kalangan pecinta hidup sehat di luar negeri. Kalau kamu buka Instagram terus cari keyword #SmoothieBowl, pasti ada potongan buah naga di atasnya.
Di Australia atau Amerika, buah naga dianggap sebagai "superfood". Kandungan antioksidannya dipuja-puja. Meskipun menurut sebagian orang rasanya agak hambar (tergantung jenisnya sih), tapi urusan visual dan gengsi kesehatan, buah naga juaranya. Buah ini berhasil bertransformasi dari sekadar buah eksotis jadi gaya hidup kaum urban dunia.
5. Nanas
Nanas mungkin buah tropis tertua yang dikenal secara global. Sejarahnya panjang, bahkan dulu nanas sempat jadi simbol kekayaan di Inggris abad ke-18 orang sampai menyewa nanas cuma buat dipajang di pesta biar kelihatan kaya! Sekarang sih nanas sudah lebih terjangkau, tapi popularitasnya nggak pernah redup.
Satu hal yang bikin nanas selalu jadi perbincangan hangat adalah perdebatan abadi: "Boleh nggak sih nanas jadi topping pizza?" Terlepas dari drama Pizza Hawaiian itu, nanas tropis tetap jadi komoditas ekspor yang sangat kuat. Rasanya yang kuat dan teksturnya yang unik bikin nanas jadi bahan wajib buat cocktail atau hidangan asam manis di seluruh dunia.
6. Pepaya
Di Indonesia, pepaya kadang dianggap buah "murah" atau buah "ndeso". Tapi coba deh main ke supermarket organik di New York atau Berlin. Pepaya California atau pepaya Bangkok dijual dengan harga yang bikin kita mikir dua kali buat beli. Mereka sangat menghargai pepaya karena manfaat kesehatannya, terutama buat pencernaan.
Orang luar negeri suka banget makan pepaya dengan perasan jeruk nipis di atasnya. Katanya sih rasanya jadi naik kelas banget. Selain itu, pepaya juga populer banget di industri kecantikan global sebagai bahan dasar skincare. Jadi, jangan sepelekan pepaya yang ada di belakang rumahmu, karena di luar sana, itu adalah barang mewah yang dicari para health enthusiast.
7. Salak
Terakhir ada salak, atau yang secara internasional dikenal sebagai "Snake Fruit". Nama ini diambil karena kulitnya yang memang mirip banget sama sisik ular. Buat kita, ngupas salak itu hal biasa (kecuali kalau kamu Nia Ramadhani, eh canda). Tapi buat orang luar negeri, melihat salak itu kayak melihat artefak dari planet lain.
Tekstur salak yang renyah dan rasanya yang unik—perpaduan manis, sepet, dan asam—bikin bule-bule penasaran setengah mati. Salak Pondoh asal Yogyakarta misalnya, sudah mulai banyak diekspor ke berbagai negara. Walaupun belum sepopuler mangga, salak punya tempat tersendiri sebagai buah eksotis yang "edgy". Mereka biasanya takjub karena ada buah yang kulitnya kayak reptil tapi isinya enak banget.
Nah, itulah tujuh buah tropis yang sukses jadi selebriti di mancanegara. Pelajaran yang bisa kita ambil? Kadang kita sering lupa bersyukur sama kekayaan alam yang ada di depan mata. Apa yang kita anggap biasa, ternyata jadi dambaan banyak orang di belahan dunia lain. Jadi, mulai sekarang, kalau kamu makan manggis atau salak, nikmatin tiap gigitannya, karena kamu lagi makan sesuatu yang dianggap "luxury" di tempat lain. Bangga nggak tuh jadi anak tropis?
Next News

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
9 hours ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
9 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
9 hours ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
9 hours ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
9 hours ago

Kenapa Telur Bisa Mengembang Saat Dikocok? Ternyata Ada Udara yang Terperangkap
9 hours ago

Apa yang Membuat Aroma Durian Bisa Menyebar Begitu Cepat? Ternyata Ini Penyebabnya
9 hours ago

Mengapa Durian Disebut Raja Buah? Ternyata Ada Ceritanya
9 hours ago

Makan Telur Pakai Sambalado, Kenapa Nafsu Makan Bisa Bertambah?
9 hours ago

Ada Alasan Mengapa Angin Sore Terasa Lebih Menenangkan
9 hours ago





