Apa yang Membuat Aroma Durian Bisa Menyebar Begitu Cepat? Ternyata Ini Penyebabnya
Liaa - Saturday, 05 September 2026 | 02:37 AM


Apa yang Membuat Aroma Durian Bisa Menyebar Begitu Cepat?
Durian mungkin menjadi salah satu buah yang paling mudah dikenali tanpa harus melihat bentuknya. Cukup mencium aromanya, orang biasanya sudah bisa menebak bahwa ada durian di sekitar.
Menariknya, aroma tersebut dapat menyebar cukup jauh. Bahkan, buah yang masih berada di dalam ruangan bisa tercium sebelum seseorang menemukannya.
Lantas, apa yang membuat aroma durian begitu kuat?
1. Durian melepaskan senyawa volatil
Aroma buah berasal dari berbagai senyawa kimia yang mudah menguap dan masuk ke udara. Senyawa semacam ini disebut senyawa volatil.
Pada durian, terdapat banyak jenis senyawa volatil yang bekerja bersama menghasilkan aroma khas. Karena sebagian senyawa tersebut mudah berpindah ke udara, aromanya dapat menyebar dari sumbernya ke lingkungan sekitar.
2. Buah yang matang menghasilkan aroma lebih kuat
Semakin matang durian, perubahan di dalam buah juga semakin berlangsung. Daging buah mengalami proses pematangan yang memengaruhi tekstur, rasa, dan senyawa aromanya.
Itulah sebabnya durian matang biasanya memiliki aroma yang jauh lebih kuat dibandingkan buah yang masih mentah.
3. Aroma durian merupakan gabungan banyak senyawa
Bau durian bukan berasal dari satu zat saja. Para peneliti telah menemukan berbagai senyawa volatil yang berkontribusi terhadap aroma khasnya.
Salah satu kelompok senyawa yang berperan adalah senyawa sulfur. Beberapa di antaranya memiliki aroma yang sangat kuat meskipun jumlahnya relatif kecil.
Selain senyawa sulfur, terdapat pula senyawa lain yang memberikan nuansa aroma seperti buah, bawang, karamel, atau aroma khas lainnya. Kombinasi inilah yang membuat bau durian begitu kompleks.
4. Hidung manusia cukup sensitif terhadap beberapa senyawanya
Salah satu alasan aroma durian terasa "menyerang" adalah hidung manusia dapat mendeteksi sejumlah senyawa berbau kuat dalam konsentrasi yang sangat rendah.
Akibatnya, jumlah senyawa yang tidak terlalu banyak pun sudah dapat menghasilkan aroma yang mudah dikenali.
5. Udara membantu membawa aroma ke tempat lain
Setelah senyawa volatil keluar dari buah, pergerakan udara membantu membawanya ke berbagai arah.
Karena itu, ketika durian dibuka di sebuah ruangan, aromanya dapat menyebar melalui sirkulasi udara. Semakin banyak udara bergerak, semakin mudah molekul aroma berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Kenapa Ada yang Suka, Ada yang Tidak Tahan?
Menariknya, respons manusia terhadap aroma durian sangat beragam. Sebagian orang menganggap aromanya menggoda dan langsung ingin mencicipinya. Sebagian lainnya justru merasa aromanya terlalu kuat.
Perbedaan tersebut berkaitan dengan sensitivitas penciuman, pengalaman, dan kebiasaan seseorang terhadap aroma tertentu.
Jadi, durian sebenarnya tidak sedang "menyebarkan bau" secara ajaib. Buah ini melepaskan campuran senyawa volatil yang mudah masuk ke udara, kemudian dibawa oleh pergerakan udara hingga akhirnya mencapai hidung kita.
Itulah sebabnya durian bisa memberi tanda keberadaannya bahkan sebelum kulitnya dibuka. Belum terlihat buahnya, aromanya sudah lebih dulu datang.
Next News

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
6 hours ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
6 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
6 hours ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
6 hours ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
6 hours ago

Kenapa Telur Bisa Mengembang Saat Dikocok? Ternyata Ada Udara yang Terperangkap
6 hours ago

Mengapa Durian Disebut Raja Buah? Ternyata Ada Ceritanya
6 hours ago

Makan Telur Pakai Sambalado, Kenapa Nafsu Makan Bisa Bertambah?
7 hours ago

Ada Alasan Mengapa Angin Sore Terasa Lebih Menenangkan
7 hours ago

7 Bahan Herbal yang Bisa Bantu Jaga Kesehatan Paru-paru, Ada Jahe hingga Kunyit
in 5 hours





