Tomat, Si Merah Yang Baik Untuk Jantung Hingga Kulit
Tata - Wednesday, 11 February 2026 | 06:05 AM


Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan sumber utama likopen, pigmen karotenoid yang memberi warna merah khas. Likopen dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu menetralisir radikal bebas penyebab kerusakan sel. Menurut penelitian dalam The Journal of Nutrition, asupan likopen yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker, terutama kanker prostat.
Menariknya, likopen lebih mudah diserap tubuh ketika tomat dimasak. Proses pemanasan memecah dinding sel tanaman sehingga likopen menjadi lebih bioavailable. Studi dari British Journal of Nutrition juga menunjukkan bahwa konsumsi produk olahan tomat seperti saus atau pasta tomat dapat meningkatkan kadar likopen dalam darah secara signifikan.
Selain likopen, tomat kaya akan vitamin C, yang berperan dalam pembentukan kolagen dan menjaga daya tahan tubuh. Vitamin C juga membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan nabati. Menurut National Institutes of Health (NIH), vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan mendukung sistem imun.
Tomat juga mengandung kalium, mineral penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. American Heart Association menyebutkan bahwa pola makan tinggi kalium dan rendah natrium membantu menurunkan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Kandungan serat dalam tomat turut membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).
Dari sisi kesehatan kulit, kombinasi vitamin C dan likopen dalam tomat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet. Penelitian dermatologi yang dipublikasikan dalam Photochemical & Photobiological Sciences menunjukkan bahwa konsumsi tomat secara rutin dapat membantu mengurangi sensitivitas kulit terhadap paparan sinar matahari, meskipun tetap tidak menggantikan penggunaan tabir surya.
Tomat juga rendah kalori—sekitar 20–25 kalori per buah ukuran sedang—serta tinggi air dan serat, sehingga baik untuk menjaga berat badan dan membantu pencernaan.
Namun, bagi individu dengan gangguan lambung sensitif atau asam lambung tinggi, konsumsi tomat dalam jumlah berlebihan bisa memicu keluhan karena sifatnya yang agak asam.
Next News

Jalan Paling Berbahaya di Dunia: Dari Tebing Himalaya hingga Death Road Bolivia
6 hours ago

Mengenal Christopher Columbus dan Ekspedisi yang Mengubah Peta Dunia
7 hours ago

Manfaat Nanas untuk Marinasi Daging dan Alasan Dapur Tradisional Sering Menggunakannya
7 hours ago

Daging Wagyu A5 dan Alasan Harganya Bisa Setara Gaji Sebulan
7 hours ago

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Gigi Sedang Sakit
7 hours ago

Mengenal Paracetamol dan Cara Kerjanya dalam Meredakan Nyeri
7 hours ago

Mengenal Socrates dan Warisan Pemikiran yang Mengubah Filsafat
7 hours ago

Warna yang Paling Sering Digunakan Manusia dan Alasan di Baliknya
7 hours ago

Kota Paling Sepi di Dunia: Kota dengan Satu Penduduk
7 hours ago

Mengapa Air Mata Keluar Saat Mengupas Bawang?
7 hours ago





