Resep Praktis Bubur Sumsum 100 Gram Tepung Beras, Tekstur Lembut dan Mulus
RAU - Wednesday, 11 February 2026 | 02:25 AM


Bubur sumsum merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang digemari berbagai kalangan. Teksturnya yang lembut, rasa gurih dari santan, serta siraman kuah gula merah yang manis membuat hidangan ini cocok dinikmati kapan saja. Untuk menghasilkan bubur sumsum yang halus dan tidak bau tepung, takaran bahan dan teknik memasak menjadi kunci utama.
Menggunakan 100 gram tepung beras adalah takaran yang pas untuk menghasilkan bubur sumsum dengan tekstur lembut dan tidak terlalu kental. Selain itu, proses memasak yang tepat akan mencegah aroma tepung mentah yang sering menjadi masalah bagi pemula.
Bahan-Bahan:
- 100 gram tepung beras
- 800 ml santan (bisa dari 1 butir kelapa atau santan instan yang diencerkan)
- 1/2 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan (ikat simpul)
Bahan kuah gula merah:
- 150 gram gula merah, serut halus
- 200 ml air
- 1 lembar daun pandan
Cara Membuat:
- Campurkan tepung beras dengan sekitar 200 ml santan, aduk hingga larut dan tidak menggumpal.
- Panaskan sisa santan bersama daun pandan dan garam di atas api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
- Setelah santan hangat, tuangkan larutan tepung beras sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
- Masak dengan api kecil dan aduk tanpa henti hingga adonan mengental, halus, dan meletup-letup. Pastikan bubur benar-benar matang agar tidak bau tepung.
- Angkat dan sajikan dalam mangkuk.
- Untuk kuah gula merah, rebus semua bahan hingga gula larut dan sedikit mengental, lalu saring agar bersih dari ampas.
Siram bubur sumsum dengan kuah gula merah sebelum disajikan.
Next News

Kenapa Bunga Edelweis Disebut Bunga Abadi? Ini Alasan di Baliknya
11 hours ago

Kenapa Mawar Jadi Simbol Cinta? Mengungkap Makna di Baliknya
11 hours ago

Minyak Ikan vs Minyak Hati Ikan: Ternyata Tidak Sama, Ini Perbedaannya
11 hours ago

Minyak Ikan dari Mana? Mengenal Sumber dan Proses Pembuatannya
13 hours ago

Mengenal Jenis-Jenis Dimsum yang Populer dan Menggugah Selera
13 hours ago

Kenapa Cahaya Bisa Dipantulkan dan Dibiaskan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
13 hours ago

Kenapa Bunga Matahari Disebut Bunga Matahari? Ini Alasan di Balik Namanya
13 hours ago

Dari Putih Menjadi Gelap: Bagaimana Warna Awan Bisa Berubah?
13 hours ago

Mengenal Cumulonimbus, Awan Menjulang yang Bisa Memicu Badai
13 hours ago

Apakah Awan Gelap Selalu Membawa Hujan? Ini Jawabannya
13 hours ago





