Kenapa Air Laut Asin Tapi Air Hujan Tidak?
Tata - Wednesday, 11 February 2026 | 06:15 AM


Air laut terasa asin karena mengandung konsentrasi tinggi garam mineral terlarut, terutama natrium (Na⁺) dan klorida (Cl⁻), yang membentuk natrium klorida (NaCl). Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), sekitar 85% kandungan garam laut terdiri dari kombinasi natrium dan klorida.
Proses ini bermula dari pelapukan batuan di daratan.
Saat hujan turun, air hujan yang sedikit asam (karena mengandung karbon dioksida yang membentuk asam karbonat lemah) melarutkan mineral dari batuan. Mineral-mineral tersebut terbawa oleh aliran sungai menuju laut. Selama jutaan tahun, mineral ini terakumulasi di lautan.
Lalu mengapa air hujan tidak asin?
Air hujan berasal dari proses evaporasi (penguapan). Ketika matahari memanaskan permukaan laut, yang menguap hanyalah molekul air (H₂O), bukan garamnya. Garam dan mineral tertinggal di laut karena tidak bisa ikut menguap. Proses ini disebut sebagai penyulingan alami (natural distillation).
Menurut U.S. Geological Survey (USGS), siklus hidrologi memastikan bahwa air yang menguap ke atmosfer relatif murni. Saat uap air mengembun menjadi awan dan turun sebagai hujan, kandungan garamnya hampir tidak ada. Itulah sebabnya air hujan terasa tawar.
Namun, air hujan tetap bisa mengandung partikel lain seperti debu, polutan, atau sulfur dioksida di wilayah industri, yang dapat membuatnya sedikit asam (fenomena hujan asam).
Mengapa Laut Tidak Pernah Kehabisan Garam?
Meskipun air laut terus menguap, garam tetap tertinggal dan terus bertambah dari suplai sungai serta aktivitas vulkanik bawah laut. Tetapi kadar salinitas laut relatif stabil karena ada proses alami lain seperti pembentukan mineral baru dan pengendapan garam di dasar laut.
Rata-rata kadar garam laut dunia adalah sekitar 3,5% atau 35 gram garam per liter air, menurut data NOAA. Artinya, dalam setiap liter air laut, terdapat sekitar dua sendok makan garam terlarut
Kesimpulan
✔ Air laut asin karena akumulasi mineral dari daratan selama jutaan tahun.
✔ Air hujan tidak asin karena berasal dari proses penguapan yang hanya membawa molekul air.
✔ Siklus air bekerja seperti sistem penyaringan alami raksasa bagi bumi.
Next News

Barang yang Sering Dipinjam Orang Tapi Jarang Dikembalikan, Kenapa Bisa Begitu?
in 5 hours

Cicak Bisa Memutuskan Ekornya, Tapi Apa yang Terjadi Setelah Itu?
in 5 hours

Pisang Matang Terlalu Cepat? Coba Perhatikan Buah yang Disimpan di Dekatnya
in 5 hours

Jangan Simpan Tomat Sembarangan, Suhu Ruangan dan Kulkas Bisa Memberi Hasil Berbeda
in 4 hours

Kentang Direndam Sebelum Digoreng, Ternyata Ada Tujuannya
in 4 hours

Gorengan Sudah Dingin Tetap Enak? Ada Alasan di Balik Perubahan Rasanya
in 4 hours

Telur Direbus Lalu Disimpan, Berapa Lama Masih Aman Dimakan?
in 4 hours

Angin Tiba-tiba Kencang Sebelum Hujan, Apa yang Sedang Terjadi?
in 4 hours

BMKG Ingatkan Hujan hingga Gelombang 2,5 Meter di Sumut, Warga Diminta Waspada
in 4 hours

Mau Kulit Wajah Tetap Sehat? Jangan Lewatkan 4 Langkah Perawatan Dasar Ini
in 2 hours





