Tips Menyimpan Buah agar Tetap Segar Lebih Lama dan Tidak Cepat Busuk
Liaa - Tuesday, 30 June 2026 | 07:44 AM


Tips Menyimpan Buah agar Tetap Segar Lebih Lama dan Tidak Cepat Busuk
Buah merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting bagi tubuh. Namun, buah juga termasuk bahan pangan yang mudah mengalami penurunan kualitas jika tidak disimpan dengan benar. Tidak sedikit orang yang membeli buah dalam jumlah banyak, tetapi akhirnya harus membuang sebagian karena sudah terlalu matang atau membusuk.
Padahal, dengan teknik penyimpanan yang tepat, kesegaran buah dapat bertahan lebih lama sehingga mengurangi pemborosan sekaligus menjaga kualitas nutrisinya.
Berikut beberapa tips menyimpan buah agar tetap segar lebih lama.
1. Pisahkan Buah yang Sudah Matang dan yang Masih Mentah
Buah yang sudah matang menghasilkan lebih banyak gas etilen, yaitu gas alami yang dapat mempercepat proses pematangan buah lain di sekitarnya.
Apel, pisang, alpukat, mangga, pir, dan pepaya termasuk buah yang menghasilkan gas etilen cukup tinggi. Sebaiknya simpan buah-buah tersebut terpisah dari buah yang mudah rusak agar tidak cepat matang dan membusuk.
2. Jangan Langsung Mencuci Semua Buah
Banyak orang mencuci buah segera setelah membelinya. Padahal, kelembapan yang tersisa pada permukaan buah dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri.
Lebih baik simpan buah dalam keadaan kering, lalu cuci dengan air mengalir sesaat sebelum dikonsumsi.
3. Simpan Buah Sesuai Jenisnya
Tidak semua buah sebaiknya disimpan di dalam kulkas.
Buah yang cocok disimpan pada suhu ruang:
- Pisang
- Alpukat (sebelum matang)
- Mangga
- Pepaya
- Nanas utuh
- Jambu biji
Setelah buah matang, sebagian jenis buah tersebut dapat dipindahkan ke kulkas agar kesegarannya bertahan lebih lama.
Buah yang lebih baik disimpan di kulkas:
- Anggur
- Stroberi
- Blueberry
- Raspberry
- Apel
- Jeruk
- Kiwi
- Ceri
Suhu dingin dapat memperlambat proses pematangan dan pembusukan pada buah-buahan tersebut.
4. Gunakan Wadah yang Memiliki Sirkulasi Udara
Hindari menyimpan buah dalam kantong plastik yang tertutup rapat karena dapat memerangkap kelembapan.
Gunakan keranjang, wadah berlubang, atau kantong khusus penyimpanan buah agar sirkulasi udara tetap baik.
5. Jangan Menumpuk Buah Terlalu Banyak
Buah yang ditumpuk dapat saling menekan sehingga memicu memar pada permukaan kulitnya.
Bagian yang memar biasanya lebih cepat membusuk dan dapat mempercepat kerusakan buah lain di sekitarnya.
6. Periksa Kondisi Buah Secara Berkala
Jika terdapat satu buah yang mulai membusuk, segera pisahkan dari buah lainnya.
Buah yang busuk dapat mempercepat pembusukan buah lain karena penyebaran jamur dan peningkatan produksi gas etilen.
7. Simpan Buah Potong dalam Wadah Tertutup
Buah yang sudah dipotong lebih mudah kehilangan air dan terkontaminasi bakteri.
Simpan buah potong dalam wadah kedap udara dan letakkan di dalam kulkas. Sebaiknya buah potong dikonsumsi dalam waktu 1–3 hari, tergantung jenis buahnya.
8. Hindari Menyimpan Dekat Sumber Panas
Paparan sinar matahari langsung atau suhu dapur yang panas dapat mempercepat proses pematangan.
Simpan buah di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik jika tidak disimpan di dalam kulkas.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menyimpan Buah
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
- Mencuci semua buah sebelum disimpan.
- Menyimpan seluruh jenis buah di dalam kulkas tanpa mempertimbangkan karakteristiknya.
- Mencampur buah yang menghasilkan gas etilen dengan buah yang sensitif terhadap gas tersebut.
- Membiarkan buah busuk bercampur dengan buah yang masih segar.
- Menyimpan buah dalam plastik tertutup rapat tanpa ventilasi.
Menghindari kebiasaan tersebut dapat membantu memperpanjang masa simpan buah.
Apakah Penyimpanan di Kulkas Mengurangi Kandungan Gizi Buah?
Secara umum, penyimpanan di dalam kulkas tidak menyebabkan hilangnya nutrisi secara signifikan. Bahkan, suhu dingin dapat membantu memperlambat proses pembusukan sehingga vitamin dan kualitas buah lebih terjaga dibandingkan jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.
Namun, buah yang disimpan terlalu lama tetap akan mengalami penurunan kualitas, baik dari segi rasa, tekstur, maupun kandungan nutrisinya.
Tips Membeli Buah agar Lebih Awet
Selain cara penyimpanan, memilih buah yang tepat juga penting agar masa simpannya lebih panjang.
Perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih buah yang kulitnya utuh dan tidak memar.
- Hindari buah yang terlalu matang jika tidak akan segera dikonsumsi.
- Pastikan tidak ada tanda jamur atau bau tidak sedap.
- Sesuaikan jumlah pembelian dengan kebutuhan agar buah tidak terlalu lama disimpan.
Menyimpan buah dengan cara yang benar dapat membantu menjaga kesegaran, rasa, serta kandungan nutrisinya lebih lama. Pisahkan buah berdasarkan tingkat kematangannya, hindari mencuci sebelum disimpan, gunakan wadah dengan sirkulasi udara yang baik, dan simpan sesuai karakteristik masing-masing jenis buah.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana tersebut, Anda tidak hanya dapat menikmati buah yang tetap segar, tetapi juga mengurangi pemborosan makanan dan menghemat pengeluaran rumah tangga.
Next News

Cara Membuat Infused Water yang Menyegarkan dan Menyehatkan di Rumah
6 hours ago

Cara Mengurangi Ketergantungan pada Gadget agar Hidup Lebih Seimbang
7 hours ago

Cara Membangun Kebiasaan Positif Secara Konsisten agar Bertahan Lama
7 hours ago

Mengapa Sebagian Orang Sulit Berkonsentrasi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
7 hours ago

Mengapa Kuku Bisa Menjadi Rapuh? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
7 hours ago

Mengapa Mata Sering Berkedut? Ini Penjelasan Medis, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
7 hours ago

30 Juni Hari Asteroid Internasional.Yuk Kenali Apa Itu Asteroid?
8 hours ago

Kenapa Kita Sering Sulit Mengingat Mimpi?
8 hours ago

Cacar Air pada Orang Dewasa: Apakah Bisa Terkena? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
in 2 hours

Kolesterol Tinggi: Penyebab, Gejala, Bahaya, dan Cara Menurunkannya
in 2 hours





