Berapa Lama Tahu Mentah Bisa Disimpan? Begini Cara Penyimpanan yang Benar
RAU - Friday, 26 June 2026 | 07:44 PM


Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau, tahu juga kaya protein nabati dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan. Namun, karena memiliki kadar air yang tinggi, tahu termasuk bahan pangan yang mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar.
Lantas, berapa lama tahu mentah bisa disimpan dan bagaimana cara menjaga kesegarannya? Berikut penjelasannya.
Berapa Lama Tahu Mentah Bisa Disimpan?
Lama penyimpanan tahu bergantung pada kondisi dan cara penyimpanannya.
- Pada suhu ruang, tahu sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 2 jam. Jika suhu lingkungan sangat panas (di atas sekitar 32°C), sebaiknya tidak lebih dari 1 jam karena bakteri dapat berkembang lebih cepat.
- Di dalam lemari es (kulkas), tahu segar umumnya dapat bertahan sekitar 3–5 hari, terutama jika disimpan dalam wadah berisi air bersih yang diganti setiap hari.
- Di dalam freezer, tahu dapat disimpan hingga 2–3 bulan. Setelah dicairkan, teksturnya akan menjadi lebih kenyal dan berpori, sehingga cocok untuk hidangan tertentu seperti tumisan atau semur.
Jika Anda membeli tahu dalam kemasan, selalu ikuti petunjuk penyimpanan dan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.
Cara Menyimpan Tahu Mentah yang Benar
Agar tahu tetap segar dan aman dikonsumsi, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Simpan di Dalam Kulkas
Setelah membeli tahu, segera simpan di lemari es. Hindari membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.
2. Gunakan Wadah Tertutup
Masukkan tahu ke dalam wadah bersih yang memiliki penutup agar terhindar dari kontaminasi dan tidak menyerap aroma makanan lain di dalam kulkas.
3. Rendam dengan Air Bersih
Jika tahu dijual tanpa kemasan vakum, rendam dalam air bersih hingga seluruh permukaannya terendam. Simpan wadah di dalam kulkas dan ganti air setiap hari untuk membantu menjaga kesegarannya.
4. Jangan Simpan di Rak Pintu Kulkas
Simpan tahu di bagian dalam kulkas yang suhunya lebih stabil, bukan di rak pintu yang sering mengalami perubahan suhu karena sering dibuka dan ditutup.
5. Bekukan Jika Tidak Akan Segera Digunakan
Jika tahu tidak akan dimasak dalam beberapa hari, simpan di freezer. Sebelum digunakan, cairkan secara perlahan di dalam kulkas agar kualitasnya tetap baik.
Tanda-Tanda Tahu Sudah Tidak Layak Dikonsumsi
Jangan mengonsumsi tahu jika menunjukkan tanda-tanda berikut:
- Berbau asam atau menyengat.
- Permukaannya berlendir.
- Berubah warna menjadi kekuningan, kecokelatan, atau muncul bercak jamur.
- Teksturnya sangat lembek atau hancur.
- Rasanya berubah menjadi asam atau tidak normal.
Jika menemukan salah satu tanda tersebut, sebaiknya buang tahu untuk menghindari risiko keracunan makanan.
Apakah Tahu Perlu Dicuci Sebelum Dimasak?
Ya. Sebaiknya bilas tahu dengan air mengalir sebelum diolah, terutama jika dibeli dalam keadaan terbuka di pasar atau toko. Hal ini membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel pada permukaannya.
Tips agar Tahu Tetap Segar Lebih Lama
- Beli tahu secukupnya sesuai kebutuhan.
- Gunakan alat dan wadah yang bersih saat mengambil tahu.
- Hindari menyentuh tahu dengan tangan yang kotor.
- Jangan membekukan kembali tahu yang sudah dicairkan, karena dapat menurunkan kualitas dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri jika tidak ditangani dengan benar.
- Masak tahu hingga matang sebelum dikonsumsi.
Manfaat Mengonsumsi Tahu
Selain mudah diolah, tahu juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain:
- Sumber protein nabati yang baik.
- Mengandung kalsium yang mendukung kesehatan tulang (tergantung proses pembuatannya).
- Mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah.
- Rendah lemak jenuh sehingga cocok sebagai bagian dari pola makan sehat.
- Mengandung isoflavon dari kedelai yang sedang diteliti terkait berbagai manfaat kesehatannya.
Kesimpulan
Tahu mentah merupakan bahan makanan yang mudah rusak sehingga memerlukan penyimpanan yang tepat. Pada suhu ruang, tahu sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 2 jam. Di dalam kulkas, tahu dapat bertahan sekitar 3–5 hari jika disimpan dalam wadah tertutup dan direndam air bersih yang diganti setiap hari. Jika ingin menyimpannya lebih lama, tahu dapat dibekukan hingga sekitar 2–3 bulan.
Dengan cara penyimpanan yang benar, kualitas, rasa, dan keamanan tahu dapat tetap terjaga hingga saat akan dimasak.
Next News

Pisau Berkarat, Bolehkah Dipakai? Ini Risiko dan Cara Membersihkannya
in an hour

Brokoli: Kandungan Gizi, Manfaat, dan Cara Mengolahnya agar Tetap Sehat
a minute ago

Komedo: Penyebab, Jenis, Cara Menghilangkan, dan Tips Mencegahnya
6 minutes ago

Perbedaan Telur Ayam Kampung dan Telur Ayam Biasa, Mana yang Lebih Sehat?
9 minutes ago

Cara Memilih Telur Ayam yang Sehat: Kenali Ciri-Ciri Telur Segar dan Berkualitas
13 minutes ago

Mata Panda: Penyebab, Cara Menghilangkan, dan Tips Mencegahnya
21 minutes ago

Bahayakah Mengucek Mata? Kenali Dampak dan Cara Aman Mengatasinya
24 minutes ago

Sering Makan Mi Instan? Kenali Manfaat, Risiko, dan Cara Mengonsumsinya dengan Bijak
31 minutes ago

Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya
35 minutes ago

Cara Membuat Kulit Lumpia yang Tipis, Lentur, dan Tidak Mudah Sobek
17 hours ago





