Jumat, 26 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Memilih Telur Ayam yang Sehat: Kenali Ciri-Ciri Telur Segar dan Berkualitas

RAU - Friday, 26 June 2026 | 06:33 PM

Background
Cara Memilih Telur Ayam yang Sehat: Kenali Ciri-Ciri Telur Segar dan Berkualitas

Telur ayam merupakan salah satu bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur. Selain harganya terjangkau, telur juga kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun, tidak semua telur memiliki kualitas yang sama. Memilih telur yang masih segar dan berkualitas penting untuk menjaga cita rasa makanan sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat telur yang sudah rusak.

Lantas, bagaimana cara memilih telur ayam yang sehat? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Mengapa Penting Memilih Telur yang Berkualitas?

Telur yang masih segar umumnya memiliki kualitas gizi yang lebih baik dan lebih aman untuk dikonsumsi. Sebaliknya, telur yang retak, kotor, atau sudah lama disimpan berisiko mengalami penurunan kualitas dan dapat terkontaminasi bakteri jika tidak ditangani dengan benar.

Ciri-Ciri Telur Ayam yang Sehat

1. Cangkang Bersih dan Utuh

Pilih telur dengan cangkang yang bersih, tidak retak, dan tidak berlendir. Cangkang yang retak dapat memudahkan bakteri masuk ke dalam telur sehingga meningkatkan risiko kontaminasi.

2. Permukaan Cangkang Terasa Kokoh

Telur yang baik memiliki cangkang yang kuat dan tidak mudah pecah saat dipegang dengan normal. Hindari telur dengan cangkang yang terlalu rapuh atau pecah.



3. Tidak Berbau Menyengat

Telur segar umumnya tidak mengeluarkan bau. Jika tercium aroma busuk atau menyengat meski cangkangnya masih utuh, sebaiknya jangan dikonsumsi.

4. Periksa dengan Tes Air

Salah satu cara sederhana untuk mengecek kesegaran telur adalah menggunakan air.

  • Tenggelam dan berbaring di dasar wadah: telur masih sangat segar.
  • Tenggelam tetapi berdiri tegak: telur masih layak digunakan, namun sudah tidak terlalu segar.
  • Mengapung: sebaiknya tidak dikonsumsi karena kemungkinan sudah terlalu lama disimpan.

Tes ini berkaitan dengan ukuran kantong udara di dalam telur yang akan membesar seiring waktu.

5. Kuning Telur Tampak Bulat Saat Dipecahkan

Saat dipecahkan, kuning telur yang segar biasanya tampak bulat, tinggi, dan tidak mudah pecah. Putih telurnya juga cenderung lebih kental dan tidak terlalu encer.

Perhatikan Tanggal Kedaluwarsa

Jika membeli telur dalam kemasan, selalu periksa tanggal kedaluwarsa atau tanggal terbaik untuk dikonsumsi (best before). Pilih produk dengan masa simpan yang masih cukup panjang dan kemasan yang tidak rusak.



Cara Menyimpan Telur dengan Benar

Agar kualitas telur tetap terjaga:

  • Simpan di dalam lemari es dengan suhu sekitar 4°C atau lebih rendah.
  • Letakkan telur di bagian dalam kulkas, bukan di rak pintu, karena suhu di bagian pintu lebih sering berubah.
  • Simpan dalam wadah atau karton aslinya untuk membantu melindungi telur dari benturan dan menyerap bau makanan lain.
  • Hindari mencuci telur sebelum disimpan karena dapat menghilangkan lapisan pelindung alami pada cangkangnya. Jika telur kotor, bersihkan sesaat sebelum digunakan.

Tips Memilih Telur di Pasar

Saat membeli telur di pasar tradisional atau toko:

  • Pilih penjual yang menjaga kebersihan tempat jualannya.
  • Hindari telur yang terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama.
  • Periksa satu per satu untuk memastikan tidak ada yang retak.
  • Jangan memilih telur yang permukaannya berlendir atau tampak berjamur.

Apakah Warna Cangkang Memengaruhi Kandungan Gizi?

Banyak orang mengira telur bercangkang cokelat lebih bergizi daripada telur bercangkang putih. Faktanya, warna cangkang tidak menentukan kandungan gizi telur. Perbedaan warna lebih dipengaruhi oleh jenis atau ras ayam yang bertelur. Kandungan gizi lebih dipengaruhi oleh pakan ayam, cara pemeliharaan, dan kesegaran telur.

Kesimpulan

Memilih telur ayam yang sehat tidak hanya dilihat dari ukurannya, tetapi juga kondisi cangkang, kebersihan, aroma, dan kesegarannya. Dengan memilih telur yang berkualitas dan menyimpannya dengan benar, Anda dapat memperoleh manfaat gizi secara optimal sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat telur yang sudah rusak.