Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumut, Nilai Tembus 1,95 Miliar Dolar AS
eno - Tuesday, 06 January 2026 | 11:20 AM


Medan - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar dari provinsi tersebut sepanjang periode Januari hingga November 2025, dengan nilai mencapai 1.957,91 juta dolar AS.
Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra menjelaskan, kontribusi ekspor Sumut ke Tiongkok mencapai 17,24 persen dari total ekspor. Posisi berikutnya ditempati Amerika Serikat dengan nilai ekspor sebesar 1.370,51 juta dolar AS, disusul India sebesar 786,82 juta dolar AS.
“Jika digabungkan, ekspor Sumut ke tiga negara utama tersebut mencapai 36,24 persen. Sementara tujuh negara tujuan utama lainnya berkontribusi 21,17 persen dan sisanya berasal dari negara lain,” ujar Asim di Medan, Senin.
Berdasarkan jenis komoditas, ekspor Sumatera Utara pada Januari–November 2025 masih didominasi lemak dan minyak hewan maupun nabati (HS 15) dengan nilai 4.797,55 juta dolar AS atau setara 42,24 persen dari total ekspor. Selain itu, produk kimia beragam (HS 38) juga menjadi komoditas unggulan dengan nilai 1.758,25 juta dolar AS.
Secara kumulatif, nilai ekspor Sumut pada periode Januari–November 2025 tercatat mengalami pertumbuhan 15,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari 9.811,0 juta dolar AS menjadi 11.357,77 juta dolar AS.
Asim menambahkan, sektor industri masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Sumut dengan kontribusi 93,40 persen atau senilai 10.608,02 juta dolar AS. Sementara sektor pertanian berkontribusi 6,59 persen atau sekitar 748,80 juta dolar AS.
Sementara itu, nilai impor Sumatera Utara secara kumulatif pada Januari–November 2025 mencapai 4.963,78 juta dolar AS, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5.237,48 juta dolar AS.
Untuk komoditas impor, bahan bakar mineral menjadi yang terbesar dengan nilai 781,40 juta dolar AS, diikuti mesin dan pesawat mekanik senilai 578,19 juta dolar AS atau sekitar 11,65 persen.
Sumber: ANTARA (diolah dari keterangan resmi BPS Sumatera Utara)
Next News

Hampir 15 Ribu Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Alam
2 days ago

Dua Kali Diterjang Banjir Bandang, Bupati Tapsel Minta Warga Lobu Uhom Direlokasi
10 days ago

Pemulihan Pascabencana Tapsel Dikebut, Bupati Gus Irawan Ikuti Rakor dengan Empat Menteri
13 days ago

Bupati Gus Irawan Rayakan Natal Bersama Jemaat GKPA Batusatail, Ajak Doakan Tapsel Bangkit dari Bencana
13 days ago

Khidmat dan Penuh Makna, 98 Murid Baru Ikuti Baiat PPITTNI di Padangsidimpuan
15 days ago

LEPPAMI HMI dan Komunitas Alam Gelar Go Green di Bukit Palopat, Soroti Ancaman Banjir dan Longsor
17 days ago

Kementerian PKP Mulai Bangun 227 Huntap di Tapsel, Bupati: Negara Hadir Bangun Harapan Warga
17 days ago

Komisi VIII DPR RI dan BPKH Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Bencana di Tapsel
18 days ago

Di Tengah Duka Banjir Bandang, Bobby Nasution dan Gus Irawan Hadir dan Melayani Pengungsi
19 days ago

Rakor Lintas Sektoral Nataru 2025–2026, Pemkab Tapsel dan Polres Perkuat Sinergi Hadapi Cuaca Ekstrem
22 days ago



