Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumut, Nilai Tembus 1,95 Miliar Dolar AS


Medan - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar dari provinsi tersebut sepanjang periode Januari hingga November 2025, dengan nilai mencapai 1.957,91 juta dolar AS.
Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra menjelaskan, kontribusi ekspor Sumut ke Tiongkok mencapai 17,24 persen dari total ekspor. Posisi berikutnya ditempati Amerika Serikat dengan nilai ekspor sebesar 1.370,51 juta dolar AS, disusul India sebesar 786,82 juta dolar AS.
"Jika digabungkan, ekspor Sumut ke tiga negara utama tersebut mencapai 36,24 persen. Sementara tujuh negara tujuan utama lainnya berkontribusi 21,17 persen dan sisanya berasal dari negara lain," ujar Asim di Medan, Senin.
Berdasarkan jenis komoditas, ekspor Sumatera Utara pada Januari–November 2025 masih didominasi lemak dan minyak hewan maupun nabati (HS 15) dengan nilai 4.797,55 juta dolar AS atau setara 42,24 persen dari total ekspor. Selain itu, produk kimia beragam (HS 38) juga menjadi komoditas unggulan dengan nilai 1.758,25 juta dolar AS.
Secara kumulatif, nilai ekspor Sumut pada periode Januari–November 2025 tercatat mengalami pertumbuhan 15,77 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari 9.811,0 juta dolar AS menjadi 11.357,77 juta dolar AS.
Asim menambahkan, sektor industri masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Sumut dengan kontribusi 93,40 persen atau senilai 10.608,02 juta dolar AS. Sementara sektor pertanian berkontribusi 6,59 persen atau sekitar 748,80 juta dolar AS.
Sementara itu, nilai impor Sumatera Utara secara kumulatif pada Januari–November 2025 mencapai 4.963,78 juta dolar AS, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5.237,48 juta dolar AS.
Untuk komoditas impor, bahan bakar mineral menjadi yang terbesar dengan nilai 781,40 juta dolar AS, diikuti mesin dan pesawat mekanik senilai 578,19 juta dolar AS atau sekitar 11,65 persen.
Sumber: ANTARA (diolah dari keterangan resmi BPS Sumatera Utara)
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
19 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
19 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
20 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
20 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
20 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
21 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
21 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
21 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
23 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
24 days ago





