Bupati Tapanuli Selatan Optimis dalam Memulihkan Perekonomian Daerah Pascabencana, Genjot Produktivitas Lewat Varietas Padi Gamagora dan Demplot Cabai Merah bersama Bank Indonesia
RAU - Wednesday, 04 March 2026 | 05:29 AM


Tapanuli Selatan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menunjukkan optimisme kuat dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah setelah bencana besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Meski ribuan hektare lahan pertanian terdampak gagal panen, pemerintah daerah menegaskan target pembangunan tetap berjalan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan tanam bersama demplot cabai bantuan Bank Indonesia Cabang Sibolga di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Selasa (3/3/2026).
Program demplot seluas sekitar setengah hektare atau 7.500 batang cabai tersebut diberikan kepada Kelompok Tani Dolok Marombun. Bantuan berasal dari klaster tahun 2025 dengan varietas cabai F1 Hybrida Fulo produksi Bintang Asia yang telah melalui proses pembibitan selama empat minggu.
Bupati menjelaskan, bencana sebelumnya menyebabkan lebih dari 3.000 hektare sawah mengalami gagal panen. Dengan rata-rata produksi mencapai 5,5 ton per hektare, daerah diperkirakan kehilangan sekitar 16.500 ton gabah, yang berdampak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mengingat sektor pertanian menyumbang sekitar 43 persen terhadap ekonomi daerah.
Meski pemerintah telah membangun lebih dari dua ribu unit rumah sesuai standar Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dampak ekonomi dinilai masih luas, terutama bagi petani yang lahannya rusak namun tempat tinggalnya tidak terdampak.
Untuk itu, pemerintah daerah meminta Badan Pusat Statistik melakukan kajian komprehensif terhadap dampak bencana terhadap indikator ekonomi makro daerah sebagai dasar perumusan kebijakan lanjutan.
Sebagai langkah strategis, Pemkab Tapsel mendorong penggunaan varietas padi unggul Gamagora yang dikembangkan oleh Universitas Gadjah Mada. Varietas ini dinilai cocok untuk lahan tadah hujan dengan potensi produksi hingga 9,6 ton per hektare dalam masa tanam sekitar 90 hari.
Menurut Bupati, peningkatan produktivitas hingga empat ton per hektare dapat menutup kehilangan produksi akibat bencana jika diterapkan minimal pada empat hingga lima ribu hektare lahan pertanian.
Selain komoditas padi dan cabai, pemerintah juga mendorong pemanfaatan lahan tidur untuk pengembangan hortikultura seperti timun guna mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menegaskan pentingnya penguatan pasokan komoditas pangan, khususnya cabai yang sempat menjadi penyumbang inflasi tertinggi pada Desember 2025 pascabencana. Melalui program demplot, petani diharapkan tidak hanya memahami teknik budidaya, tetapi juga aspek bisnis pertanian.
Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta para pemangku kepentingan diyakini mampu mempercepat pemulihan ekonomi Tapanuli Selatan tanpa perlu merevisi target pembangunan daerah yang telah ditetapkan.
Next News

Gaji ke-13 di Kota Padangsidimpuan Mulai Dicairkan, Total Anggaran Rp16,9 Miliar
15 hours ago

Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia Lewat Sport Tourism
16 hours ago

Peringatan Dini Cuaca BMKG 13-14 Juni 2026, Sejumlah Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat
13 hours ago

Trail of The Kings by UTMB 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Pelari dari 34 Negara Ramaikan Samosir
a day ago

PLN Pulihkan Listrik Sumut 72 Jam Lebih Cepat, Pemadaman Bergilir Resmi Dihentikan
2 days ago

Panen Jagung Betras 32 di Arse Nauli Capai 8 Ton per Hektare, Wabup Tapsel Ajak Masyarakat Maksimalkan Lahan dan Manfaatkan KUR Nol Persen
a day ago

Bupati Kembali Rombak Pejabat Madina, Tiga Kadis Bergeser Posisi
2 days ago

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Sumut
2 days ago

Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni
2 days ago

Pemprov gelontorkan Rp1,1 triliun percepat Program Hasil Terbaik Cepat
2 days ago





