Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman hingga Akhir Juni
Laila - Thursday, 11 June 2026 | 04:04 PM


Medan – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman hingga akhir Juni 2026. Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, pemerintah juga telah menyiapkan tambahan stok yang akan tersedia mulai Juli hingga akhir tahun.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, mengatakan saat ini Bulog memiliki cadangan beras sebanyak 56.176 ton. Selain itu, tersedia pula stok jagung sebesar 4.320 ton, Minyakita sekitar 880 ribu liter, serta gula sebanyak 430 ton.
Menurutnya, stok beras dan minyak goreng telah didistribusikan ke seluruh wilayah Sumatera Utara sesuai dengan penugasan yang diberikan kepada Bulog. Sementara itu, stok jagung masih dipusatkan di wilayah Cabang Medan karena pola kebutuhan dan distribusinya berbeda dibanding komoditas lainnya.
"Untuk beras dan minyak sudah tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara sesuai penugasan Bulog. Berbeda dengan jagung yang dipusatkan di wilayah Cabang Medan karena kebutuhan dan pola distribusinya berbeda," ujar Budi di Kantor Bulog Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa distribusi beras dan minyak goreng dilakukan secara merata ke berbagai daerah guna memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah dan harga yang tetap stabil.
Di sisi lain, program bantuan pangan yang digulirkan pemerintah juga terus berjalan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat. Hingga saat ini, Bulog Sumut telah menyalurkan sekitar 14.350 ton beras untuk alokasi bantuan pangan periode Februari hingga Maret 2026.
Sementara realisasi penyaluran bantuan pangan telah mencapai 717.528 kilogram dari target 1.736.846 kilogram atau sekitar 40,84 persen.
Dalam program tersebut, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng secara gratis. Total beras yang telah disalurkan mencapai 14.350 ton, sedangkan distribusi Minyakita telah mencapai 2.870.112 liter.
Pemerintah juga telah memperpanjang program bantuan pangan tersebut hingga akhir Juni 2026 untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Budi berharap ketersediaan stok pangan yang memadai serta kelancaran distribusi bantuan dapat membantu memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menekan laju inflasi, terutama pada komoditas pangan strategis di Sumatera Utara.
"Kami berharap pasokan yang tersedia dan distribusi bantuan pangan yang berjalan lancar dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.
Next News

BMKG: Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan pada Kamis
11 hours ago

Pasangan "Kakek Nenek Keliling Dunia" Tiba di Kuching, Awali Ekspedisi Darat Indonesia hingga Eropa
11 hours ago

Bupati Gus Irawan Buka Sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah di Kawasan Hutan, Dorong Kepastian Hukum bagi Masyarakat Tapsel
a day ago

Satgas PRR Tinjau Pembangunan Huntap Tapsel, 214 KK Ditargetkan Segera Pindah dari Huntara
a day ago

Cuaca Sumut Hari Ini Rabu 15 Juli 2026, 6 Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
a day ago

Hadiri Pengajian BKMT Sipirok, Bupati Tapsel Ajak Perkuat Keimanan dan Dukung Program KUR Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Tutup GRIB Jaya Cup I, Dorong Kebangkitan Prestasi Sepak Bola Tabagsel
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak Camat dan Kepala Desa Sukseskan KUR Berkah Bunga 0 Persen untuk Lawan Rentenir
2 days ago

Bupati Tapsel Dorong Percepatan Program Pembangunan dan Penguatan Desa Binaan Saat Pimpin Apel Gabungan ASN
2 days ago

Pemkab Tapsel Perkuat Sinergi Penanggulangan Kemiskinan, Targetkan Angka Kemiskinan Turun Jadi 6,12 Persen
2 days ago




