Selasa, 3 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Padel: Tren Olahraga Baru yang Sedang Digandrungi

Liaa - Tuesday, 03 March 2026 | 04:22 PM

Background
Padel: Tren Olahraga Baru yang Sedang Digandrungi

Padel adalah tren olahraga baru yang sedang digandrungi di kota kota besar. Beberapa orang mengira padel hanya "tenis versi santai". Padahal di balik permainannya yang terlihat fun dan sosial, padel punya struktur aturan yang jelas dan standar internasional.

Olahraga ini berada di bawah naungan International Padel Federation (FIP), yang berdiri sejak 1991 dan kini menaungi puluhan negara anggota.

Di Indonesia sendiri, padel mulai berkembang dan sudah memiliki organisasi nasional yang mengatur kompetisi dan pelatihan.

Ini dia beberapa hal tentang Padel yang perlu kita ketahui

1.Ukuran Lapangan Padel



Lapangan padel berbentuk persegi panjang dan dikelilingi dinding kaca serta pagar besi.

Ukuran resmi internasional:

•Panjang: 20 meter

•Lebar: 10 meter

•Tinggi dinding belakang: 3–4 meter



•Tinggi net di tengah: 88 cm

•Tinggi net di sisi: 92 cm

•Lapangan dibagi dua oleh net, dan tiap sisi memiliki area servis seperti tenis.

Yang membedakan dari tenis:

•Bola boleh memantul ke dinding setelah memantul di lantai.



•Dinding menjadi bagian aktif permainan (mirip squash).

•Karena ukuran lebih kecil, permainan terasa cepat dan rally bisa lebih panjang.

2.Sistem Skor Padel Mengikuti Tenis

•Sistemnya adalah 0, 15, 30, 40, dan Game.

•Deuce & Golden Point: Jika skor mencapai 40-40, beberapa turnamen menggunakan Golden Point (poin penentu), di mana penerima servis memilih sisi servis dan pemenang poin tersebut langsung memenangkan game. Jika tidak menggunakan Golden Point, tim harus memenangkan dua poin berturut-turut untuk mengambil game.



•Sistem Set: Tim pertama yang memenangkan 6 game dengan selisih minimal dua game

memenangkan 6 game dengan selisih minimal dua game memenangkan satu set.

•Tie-break: Jika kedudukan 6-6 dalam satu settie-break dimainkan untuk menentukan pemenang set tersebut.

•Format Pertandingan: Umumnya best-of-three (terbaik dari 3 set).

•Sistem Poin (Alternatif): Selain format tenis, terdapat sistem Americano atau Mexicano yang sering digunakan dalam turnamen santai/amatir, di mana poin diakuMulasi berdasarkan jumlah poin yang didapat dalam durasi tertentu atau jumlah total poin (misalnya 16, 21, 24, 32).



3.Lama Permainan

Untuk level rekreasi (seperti yang banyak dimainkan di Indonesia):

Biasanya 1 jam sudah cukup untuk 1–2 set

Banyak tempat menyewakan lapangan per jam

Untuk level profesional:



Bisa 1,5–2 jam tergantung ketatnya pertandingan

Karena dimainkan ganda, intensitas fisik tetap terasa, tetapi tidak seberat tenis tunggal.

4.Apakah Sudah Diakui Sebagai Olahraga Resmi?

Ya.

Padel secara resmi diatur oleh International Padel Federation dan memiliki:



-Kejuaraan Dunia Padel

-Tur internasional profesional

-Ranking pemain global

Di Eropa, terutama Spanyol, padel bahkan menjadi olahraga kedua paling populer setelah sepak bola.

Beberapa negara juga sudah memasukkan padel dalam event olahraga regional. Upaya untuk masuk ke Olimpiade masih dalam tahap pengembangan dan ekspansi partisipasi global.



Kenapa Banyak Orang Cepat Suka dan Langsung Viral?

Karena:

•Lebih mudah dipelajari dibanding tenis

•Minim teknik rumit untuk pemula

•Faktor sosial kuat (selalu dimainkan ganda)



•Lapangan lebih kecil → tidak perlu lari terlalu jauh

•Rally lebih panjang karena pantulan dinding

Secara fisiologis, padel membantu:

•Meningkatkan daya tahan kardio

•Melatih refleks dan koordinasi



•Menguatkan otot kaki dan core

•Membakar ±400–600 kalori per jam (tergantung intensitas)

Hal yang Perlu Diperhatikan

Karena tren naik, banyak pemula langsung bermain tanpa persiapan.

Perhatikan:



••Gunakan sepatu khusus court (hindari sepatu lari biasa)

••Lakukan pemanasan lutut dan pergelangan kaki

••Gunakan raket padel (solid, berlubang kecil, tanpa senar)

••Cukup hidrasi

Kenali juga risikonya. Cedera paling umum yang sering terjadi saat Padel adalah :



Pergelangan kaki terkilir, Nyeri siku (padel elbow)

dan Nyeri bahu.