Rabu, 29 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Penyebab Pandangan Gelap Saat Berdiri Setelah Lama Jongkok

Liaa - Wednesday, 29 April 2026 | 01:15 PM

Background
Penyebab Pandangan Gelap Saat Berdiri Setelah Lama Jongkok

Pernah Nggak Sih, Lagi Asik Jongkok Terus Pas Berdiri Dunia Serasa Mau Kiamat?

Bayangkan skenario ini: Kamu lagi asik milihin sepatu di rak bawah, atau mungkin lagi khusyuk benerin kabel colokan yang ruwet di pojokan kamar. Setelah beberapa menit dalam posisi jongkok yang menurutmu cukup nyaman, kamu memutuskan untuk berdiri. Dan... DUAR! Tiba-tiba pandangan jadi gelap, ada sensasi kayak ada ribuan kunang-kunang lagi pesta pora di depan mata, dan kepala rasanya melayang-layang nggak karuan. Kamu refleks megangin tembok, lemari, atau pundak siapapun yang ada di dekatmu supaya nggak jatuh tersungkur.

Kejadian ini sering banget kita alami, saking seringnya kita anggap ini cuma "bumbu kehidupan" yang biasa aja. Tapi pernah nggak sih kepikiran, kenapa sih raga yang katanya masih muda dan kuat ini bisa se-ringkih itu cuma gara-gara berdiri dari posisi jongkok? Apakah ini tanda-tanda penuaan dini, atau ada yang salah sama sistem di dalam tubuh kita?

Namanya Keren, Tapi Rasanya Nyebelin: Hipotensi Ortostatik

Dalam dunia medis yang kedengarannya agak intimidatif itu, fenomena keliyengan pasca-jongkok ini disebut dengan Hipotensi Ortostatik atau Hipotensi Postural. Singkatnya, ini adalah kondisi di mana tekanan darah kamu turun secara mendadak saat kamu mengubah posisi dari duduk atau berbaring ke posisi berdiri.

Begini logikanya: Saat kamu jongkok, gravitasi narik darah kamu ke arah bawah, yaitu ke area kaki. Begitu kamu berdiri dengan cepat, jantung kamu sebenernya dapet tugas dadakan yang berat. Dia harus mompa darah secepat kilat supaya oksigen nyampe ke otak. Nah, masalahnya, kadang koordinasi antara jantung dan pembuluh darah kita ini nggak se-gercep itu. Ada jeda beberapa detik di mana otak "kelaparan" oksigen sebentar. Itulah yang bikin pandangan kamu gelap dan kepala terasa muter. Ibarat HP jadul yang lagi loading buka aplikasi berat, ya ada nge-lag dikit lah ya.

Kenapa Tubuh Kita Bisa Se-Ngelag Itu?

Ada banyak alasan kenapa tubuh kita mendadak lemot dalam memompa darah. Salah satu tersangka utamanya adalah dehidrasi. Kalau kamu kurang minum, volume darah di tubuh kamu juga otomatis berkurang. Darah jadi lebih "sedikit", jadi buat naik ke otak tuh butuh perjuangan ekstra. Jadi, kalau kamu sering ngerasa pusing pas berdiri, coba cek dulu, hari ini sudah minum air putih berapa liter? Jangan-jangan cuma dapet asupan kopi sama es teh manis doang.



Selain kurang minum, kurang tidur atau begadang juga punya peran penting. Saat kita kurang istirahat, sistem saraf otonom kita yang tugasnya ngatur tekanan darah jadi ikut-ikutan capek. Akhirnya, respon mereka buat nyempitin pembuluh darah saat kita berdiri jadi melambat. Belum lagi kalau kamu punya riwayat anemia atau kurang darah. Tanpa sel darah merah yang cukup buat angkut oksigen, otak kamu bakal lebih sensitif lagi sama perubahan posisi yang tiba-tiba.

Jangan-jangan Saya Sakit Parah?

Tenang, Bestie. Nggak perlu langsung diagnosa diri sendiri lewat mesin pencari yang ujung-ujungnya bilang kamu kena penyakit aneh-aneh. Secara umum, pusing setelah jongkok itu normal banget dan dialami hampir semua orang. Apalagi kalau kamu emang berdiri secara mendadak kayak mau balapan lari.

Tapi, ada tapinya nih. Kalau keluhan pusing ini dibarengi sama pingsan beneran, mual yang hebat, atau rasa pusingnya nggak hilang-hilang padahal udah duduk lama, nah itu baru saatnya kamu konsultasi ke dokter. Bisa jadi itu sinyal kalau ada masalah di jantung, kelenjar tiroid, atau sistem saraf kamu. Tapi kalau cuma pusing 5-10 detik terus hilang, ya itu tandanya tubuh kamu cuma minta supaya kamu nggak grasak-grusuk kalau berdiri.

Tips Biar Nggak "Ngelihat Bintang" di Siang Bolong

Ada beberapa cara simpel biar hidup kamu nggak penuh drama keliyengan. Pertama, yang paling penting tapi sering disepelekan: Gerak pelan-pelan. Kalau habis jongkok lama, jangan langsung berdiri kayak dapet doorprize. Coba berdiri secara bertahap. Mungkin dari jongkok ke duduk dulu, atau berdiri pelan sambil pegangan.

Kedua, sering-sering gerakin pergelangan kaki atau paha sebelum berdiri. Ini gunanya buat "manasin" aliran darah biar nggak numpuk di kaki semua. Ketiga, pastikan asupan cairan dan nutrisi terjaga. Kurangi kebiasaan mager yang bikin aliran darah nggak lancar. Olahraga ringan secara rutin juga ngebantu banget biar jantung kamu makin jago nyesuain tekanan darah di segala posisi.



Opini Ringan di Balik Fenomena Keliyengan

Kadang saya mikir, fenomena pusing pas berdiri ini tuh kayak pengingat dari alam semesta. Di dunia yang serba cepat ini, di mana kita dituntut buat selalu gercep dan sat-set, tubuh kita sebenernya pengen bilang, "Woy, pelan-pelan dong! Kasih gue nafas dulu."

Kita seringkali terlalu fokus sama produktivitas sampai lupa kalau raga kita ini mesin biologis yang butuh waktu buat kalibrasi. Jadi, kalau besok-besok kamu ngerasa gelap pas berdiri habis jongkok, jangan panik. Tarik nafas dalam-dalam, pegangan yang kuat, dan nikmatin aja sensasi "bintang-bintangnya" sebentar. Itu cuma pengingat kalau kamu manusia biasa yang jantungnya butuh waktu buat mompa semangat sampai ke puncak kepala. Stay hydrated dan jangan berdiri buru-buru ya, karena dunia nggak bakal lari kok, tapi kalau kamu jatuh pingsan, urusannya malah panjang!