Rabu, 29 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Behel Murah Sering Menyebabkan Infeksi Gusi? Ini Perbedaannya dengan Behel Berkualitas

Tata - Wednesday, 29 April 2026 | 01:11 PM

Background
Kenapa Behel Murah Sering Menyebabkan Infeksi Gusi? Ini Perbedaannya dengan Behel Berkualitas

Kenapa Behel Murah Lebih Berisiko Menyebabkan Infeksi?

Banyak orang mengira semua behel memiliki fungsi yang sama, yaitu merapikan gigi. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu. Perbedaan kualitas bahan, teknik pemasangan, dan standar medis membuat risiko penggunaan behel murah jauh lebih tinggi, terutama terhadap infeksi gusi.

Berikut beberapa alasan utama yang perlu kamu ketahui:


1. Kualitas Bahan yang Digunakan

Behel berkualitas tinggi menggunakan bahan medical grade seperti stainless steel khusus atau titanium yang aman untuk tubuh (biokompatibel).

Sebaliknya, behel murah sering dibuat dari logam campuran yang tidak terstandarisasi. Kandungan seperti nikel berlebih, bahkan logam berbahaya seperti timbal, dapat memicu iritasi hingga reaksi alergi pada gusi.




2. Tekanan Gigi Tidak Terukur

Dalam perawatan ortodonti, tekanan yang diberikan pada gigi harus dihitung secara presisi.

Dokter spesialis ortodonti (Sp.Ort) menggunakan perhitungan ilmiah agar pergerakan gigi berlangsung perlahan dan aman. Jika tekanan terlalu besar atau tidak terkontrol, jaringan gusi bisa meradang, bahkan berisiko mengalami infeksi.

Pada behel murah, tidak ada perhitungan ini. Akibatnya, gigi bisa "dipaksa" bergerak secara tidak alami.




3. Permukaan Behel Kasar dan Tidak Presisi

Behel medis dibuat dengan teknologi tinggi sehingga permukaannya halus dan nyaman di dalam mulut.

Sebaliknya, behel abal-abal sering memiliki permukaan kasar dan sudut tajam. Hal ini dapat melukai gusi dan bagian dalam mulut, sehingga memudahkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.


4. Proses Pemasangan Tidak Steril

Pemasangan behel yang benar harus dilakukan di klinik oleh tenaga medis dengan standar sterilisasi yang ketat.

Behel murah sering dipasang oleh tenaga non-medis seperti tukang gigi atau bahkan di tempat kecantikan. Alat yang digunakan belum tentu steril, dan lem yang dipakai juga tidak sesuai standar medis.



Kondisi ini sangat berisiko karena kuman dapat langsung masuk ke jaringan gusi saat proses pemasangan.


Meskipun terlihat sama, behel murah dan behel berkualitas memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Behel medis dirancang untuk keamanan dan kesehatan jangka panjang, sementara behel murah lebih berisiko menyebabkan iritasi, luka, hingga infeksi pada gusi.

Jika ingin merapikan gigi, pastikan untuk berkonsultasi dan melakukan perawatan dengan dokter gigi profesional agar hasilnya aman dan optimal.