Tak Harus Direbus, Ini 6 Cara Sehat Mengolah Telur agar Tetap Bergizi
RAU - Saturday, 19 September 2026 | 01:28 PM
Telur dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang praktis dan kaya nutrisi. Banyak orang memilih merebus telur karena tidak membutuhkan tambahan minyak atau bahan lain. Namun, telur tetap bisa diolah dengan berbagai cara tanpa harus mengurangi nilai gizinya.
Berikut beberapa metode memasak telur yang dapat menjadi pilihan:
1. Telur orak-arik
Telur orak-arik tidak selalu harus menggunakan mentega atau susu. Agar lebih sehat, telur dapat dimasak dengan sedikit minyak zaitun atau minyak lain yang sesuai. Tambahkan sayuran seperti bayam, tomat, atau jamur untuk meningkatkan kandungan serat, vitamin, dan mineral.
2. Poached egg
Poached egg merupakan telur yang dimasak langsung dalam air panas tanpa menggunakan minyak. Telur dapat disajikan bersama roti gandum dan alpukat sehingga menjadi menu yang mengenyangkan sekaligus memberikan tambahan serat dan lemak tak jenuh.
3. Salad telur
Salad telur umumnya dibuat menggunakan mayones, tetapi bahan tersebut bisa diganti dengan yogurt atau alpukat yang dihaluskan. Keduanya dapat memberikan tekstur lembut pada telur. Salad telur juga bisa dijadikan isian roti gandum dan dilengkapi sayuran segar.
4. Telur panggang
Telur dapat dipanggang di dalam wadah tahan panas dengan tambahan bumbu sederhana seperti lada dan sedikit garam. Agar lebih bergizi, tambahkan paprika, brokoli, bayam, atau sayuran lainnya. Cara ini juga praktis untuk menyiapkan beberapa porsi sekaligus.
5. Omelet sayuran
Omelet bisa menjadi pilihan sarapan yang sehat jika dibuat dengan minyak secukupnya dan menggunakan isian bergizi. Telur dapat dipadukan dengan jamur, bayam, tomat, atau sayuran lain. Penggunaan wajan antilengket juga dapat membantu mengurangi kebutuhan minyak.
6. Telur dengan microwave
Bagi yang memiliki waktu terbatas, microwave dapat digunakan untuk membuat telur orak-arik atau omelet sederhana dalam waktu singkat. Namun, jangan pernah memasukkan telur utuh yang masih bercangkang ke dalam microwave karena tekanan di dalam telur dapat membuatnya meledak. Telur harus dipecahkan terlebih dahulu dan ditempatkan dalam wadah yang aman untuk microwave.
Selain cara memasaknya, bahan tambahan yang digunakan juga perlu diperhatikan. Mengurangi penggunaan minyak berlebihan, saus tinggi lemak, serta bahan tambahan yang tinggi garam atau gula dapat membantu membuat olahan telur menjadi bagian dari pola makan yang lebih seimbang.
Next News

Stres Bisa Memengaruhi Lambung? Kenali Hubungannya dengan Pencernaan
in 5 hours

Rutin Jalan Kaki, Tapi Masih Sakit Sakitan? Ini Penyebabnya
in 5 hours

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Listrik Boros
in 5 hours

Mata Tiba-Tiba Berkedut? Ini 7 Penyebab yang Sering Terjadi
in 5 hours

Anak Suka Memukul? Ini 6 Cara Orang Tua Menghadapinya dengan Tepat
7 hours ago

7 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kelinci, Pemilik Wajib Tahu
in 5 hours

Tape Bukan Sekadar Camilan Manis, Ini Kandungan dan Manfaat yang Perlu Diketahui
in 4 hours

Jangan Tunggu Rambut Makin Tipis, Ini 7 Tanda Awal Kebotakan pada Pria
in 4 hours

Putih atau Kuning Telur, Mana yang Lebih Cocok untuk Membantu Menurunkan Berat Badan?
in 3 hours

Putih Telur vs Telur Utuh, Mana yang Lebih Sehat? Ini Perbedaannya
in 3 hours





