Minggu, 20 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mata Tiba-Tiba Berkedut? Ini 7 Penyebab yang Sering Terjadi

RAU - Sunday, 20 September 2026 | 07:56 PM

Background
Mata Tiba-Tiba Berkedut? Ini 7 Penyebab yang Sering Terjadi

Pernah merasakan kelopak mata tiba-tiba berkedut ketika sedang bekerja, membaca, atau menggunakan ponsel? Sensasi tersebut bisa terasa mengganggu, terutama jika muncul berulang dalam waktu yang berdekatan.

Dalam istilah medis, kedutan kelopak mata dikenal sebagai myokymia, yaitu kontraksi kecil pada otot kelopak mata yang terjadi tanpa disengaja. Umumnya, kondisi ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa hari dan dapat hilang dengan sendirinya.

Ada sejumlah faktor yang dapat memicu kedutan mata. Berikut beberapa di antaranya:

1. Stres

Tekanan atau stres dapat membuat tubuh menjadi lebih tegang dan memengaruhi respons sistem saraf. Kondisi tersebut pada sebagian orang dapat memicu kontraksi kecil pada otot di sekitar mata.

Mengelola stres dengan beristirahat, melakukan latihan pernapasan, berjalan santai, atau berolahraga ringan dapat membantu tubuh lebih rileks.



2. Kurang tidur dan kelelahan

Tubuh yang kurang mendapatkan waktu istirahat dapat membuat mata lebih mudah lelah. Aktivitas seperti bekerja terlalu lama, membaca dalam waktu panjang, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi visual juga dapat memicu kedutan.

3. Terlalu banyak kafein

Kafein yang terdapat dalam kopi, teh, minuman energi, dan cokelat dapat merangsang sistem saraf. Pada sebagian orang, konsumsi kafein berlebihan dapat membuat kedutan mata lebih mudah muncul.

Jika kedutan sering terjadi setelah mengonsumsi minuman berkafein, mengurangi jumlah asupannya dapat menjadi salah satu langkah yang bisa dicoba.

4. Mata kering

Mata kering dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat seseorang lebih sering berkedip. Kondisi ini juga dapat berkaitan dengan munculnya kedutan pada kelopak mata.

Mata kering lebih mudah terjadi ketika seseorang terlalu lama menatap layar atau berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.



5. Terlalu lama menatap layar

Penggunaan komputer, tablet, maupun ponsel dalam waktu panjang dapat menyebabkan mata mengalami kelelahan. Saat berkonsentrasi pada layar, frekuensi berkedip juga cenderung berkurang sehingga mata lebih mudah kering.

Kombinasi antara mata lelah dan kering tersebut dapat membuat kedutan pada kelopak mata lebih sering terasa.

6. Ketidakseimbangan nutrisi tertentu

Kekurangan atau ketidakseimbangan mineral tertentu, seperti magnesium dan kalium, terkadang dikaitkan dengan keluhan berupa kedutan otot. Namun, kedutan mata tidak selalu berarti seseorang mengalami kekurangan mineral.

Karena itu, sebaiknya jangan langsung mengonsumsi suplemen tanpa mengetahui penyebabnya. Kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan seimbang.

7. Alergi atau iritasi mata

Alergi dapat membuat mata terasa gatal sehingga seseorang lebih sering menggosoknya. Gesekan berulang pada area mata dapat menimbulkan iritasi dan merangsang otot atau saraf di sekitar kelopak.



Sebagian besar kedutan mata akan mereda dengan sendirinya. Namun, jika kedutan berlangsung lama, semakin sering terjadi, mengganggu aktivitas, atau disertai keluhan lain pada mata maupun bagian tubuh lainnya, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.