7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Listrik Boros
RAU - Sunday, 20 September 2026 | 07:59 PM


Tagihan listrik yang tiba-tiba meningkat bisa membuat penghuni rumah bertanya-tanya. Terlebih jika penggunaan perangkat elektronik dirasa tidak banyak berubah dibandingkan biasanya.
Namun, konsumsi listrik tidak hanya dipengaruhi oleh banyaknya perangkat yang digunakan. Kebiasaan sehari-hari dalam menggunakan peralatan rumah tangga juga dapat membuat energi terpakai lebih banyak dari yang diperlukan.
Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya mulai diperhatikan agar penggunaan listrik di rumah lebih efisien.
1. Membiarkan perangkat tetap terhubung ke stop kontak
Charger, televisi, dan perangkat elektronik lainnya yang terus terhubung ke stop kontak tetap dapat menggunakan sejumlah energi ketika berada dalam mode standby. Kondisi ini sering disebut sebagai standby power.
Konsumsi satu perangkat mungkin tidak besar, tetapi jika banyak perangkat dibiarkan terhubung selama berjam-jam setiap hari, penggunaannya dapat terakumulasi. Mencabut charger dan perangkat yang tidak digunakan bisa menjadi langkah sederhana untuk mengurangi konsumsi listrik yang tidak diperlukan.
2. Membiarkan AC menyala di ruangan kosong
AC termasuk perangkat rumah tangga yang membutuhkan cukup banyak energi. Membiarkannya menyala ketika tidak ada orang di dalam ruangan tentu membuat listrik tetap terpakai.
Pengaturan suhu yang terlalu rendah juga dapat membuat AC bekerja lebih lama. Menggunakan suhu yang nyaman dan tidak berlebihan serta mematikan AC ketika meninggalkan ruangan dalam waktu lama dapat membantu penggunaan energi menjadi lebih efisien.
3. Terlalu sering membuka pintu kulkas
Kulkas bekerja sepanjang waktu untuk menjaga suhu di dalamnya. Ketika pintu dibuka, udara dingin keluar dan udara yang lebih hangat masuk.
Akibatnya, kulkas perlu bekerja kembali untuk mencapai suhu yang sesuai. Karena itu, sebaiknya ambil beberapa barang sekaligus agar pintu kulkas tidak perlu dibuka berulang kali atau dibiarkan terbuka terlalu lama.
4. Menyalakan lampu ketika tidak diperlukan
Lampu yang tetap menyala di ruangan kosong merupakan salah satu penggunaan listrik yang sebenarnya dapat dihindari. Begitu pula ketika cahaya matahari sudah cukup menerangi ruangan pada siang hari.
Biasakan mematikan lampu ketika meninggalkan ruangan dan manfaatkan cahaya alami selama kondisi memungkinkan. Meski penghematan dari satu lampu terlihat kecil, kebiasaan tersebut dapat memberikan perbedaan jika dilakukan secara konsisten.
5. Menyetrika pakaian sedikit demi sedikit
Setrika membutuhkan daya cukup besar ketika digunakan untuk memanaskan permukaannya. Penggunaan yang terlalu sering untuk beberapa potong pakaian dapat membuat pemakaian energi menjadi kurang efisien.
Jika memungkinkan, kumpulkan pakaian dan lakukan kegiatan menyetrika sekaligus. Selain lebih praktis, cara ini juga dapat mengurangi frekuensi menyalakan setrika.
6. Membiarkan televisi menyala tanpa ditonton
Menyalakan televisi sebagai suara latar mungkin menjadi kebiasaan sebagian orang. Namun, perangkat tersebut tetap menggunakan listrik selama menyala meskipun tidak benar-benar ditonton.
Jika tidak sedang digunakan, sebaiknya matikan televisi. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menghindari penggunaan listrik untuk perangkat yang sebenarnya tidak diperlukan.
7. Menjalankan mesin cuci dengan muatan terlalu sedikit
Menggunakan mesin cuci hanya untuk beberapa potong pakaian dapat membuat satu siklus pencucian menjadi kurang efisien. Mesin tetap membutuhkan energi untuk menjalankan proses pencucian meskipun jumlah pakaian yang dimasukkan sedikit.
Jika memungkinkan, tunggu hingga muatan pakaian mencukupi sebelum mencuci. Namun, tetap perhatikan kapasitas maksimal mesin dan hindari mengisinya secara berlebihan agar proses pencucian tetap optimal.
Menghemat listrik tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Mematikan perangkat yang tidak digunakan, mencabut charger, menggunakan AC secara bijak, serta mengatur waktu penggunaan peralatan rumah tangga dapat menjadi kebiasaan sederhana yang berdampak pada efisiensi energi.
Dengan mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan, konsumsi energi di rumah dapat lebih terkendali dan pengeluaran bulanan pun berpotensi menjadi lebih efisien.
Next News

Stres Bisa Memengaruhi Lambung? Kenali Hubungannya dengan Pencernaan
in 6 hours

Rutin Jalan Kaki, Tapi Masih Sakit Sakitan? Ini Penyebabnya
in 6 hours

Mata Tiba-Tiba Berkedut? Ini 7 Penyebab yang Sering Terjadi
in 6 hours

Anak Suka Memukul? Ini 6 Cara Orang Tua Menghadapinya dengan Tepat
6 hours ago

7 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kelinci, Pemilik Wajib Tahu
in 6 hours

Tape Bukan Sekadar Camilan Manis, Ini Kandungan dan Manfaat yang Perlu Diketahui
in 5 hours

Jangan Tunggu Rambut Makin Tipis, Ini 7 Tanda Awal Kebotakan pada Pria
in 5 hours

Putih atau Kuning Telur, Mana yang Lebih Cocok untuk Membantu Menurunkan Berat Badan?
in 4 hours

Putih Telur vs Telur Utuh, Mana yang Lebih Sehat? Ini Perbedaannya
in 4 hours

Air Kelapa Bisa Melancarkan Haid? Ini Fakta yang Perlu Diketahui
in 4 hours





