Sarapan 2 Telur Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh? Ini 7 Manfaatnya
RAU - Saturday, 12 September 2026 | 02:32 PM


Telur menjadi salah satu pilihan sarapan yang praktis sekaligus kaya nutrisi. Makanan ini mengandung protein, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa penting yang dibutuhkan tubuh.
Bagi sebagian orang, mengonsumsi dua butir telur saat sarapan dapat menjadi cara sederhana untuk menambah asupan protein sekaligus membantu merasa kenyang lebih lama. Lantas, apa saja perubahan atau manfaat yang mungkin diperoleh jika rutin sarapan dengan dua butir telur?
1. Mendukung fungsi otak
Telur merupakan salah satu sumber kolin. Nutrisi ini dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting, termasuk menjaga fungsi sistem saraf dan otak.
Kolin berperan dalam pembentukan neurotransmiter serta sejumlah proses yang berkaitan dengan fungsi kognitif. Karena itu, mencukupi kebutuhan kolin melalui makanan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan otak.
2. Membantu menjaga kesehatan mata dan kulit
Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis karotenoid yang dikenal berperan dalam menjaga kesehatan mata.
Kedua senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan dapat membantu melindungi mata dari paparan radikal bebas. Telur juga mengandung sejumlah vitamin dan nutrisi lain yang mendukung kesehatan kulit.
3. Membantu mengontrol berat badan
Protein merupakan salah satu nutrisi yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Dengan rasa kenyang yang lebih terjaga, seseorang berpotensi lebih mudah mengendalikan keinginan untuk makan atau ngemil secara berlebihan.
Sarapan dengan telur, terutama jika dipadukan dengan sayuran dan sumber karbohidrat yang kaya serat, dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu mengelola berat badan.
Namun, berat badan tetap dipengaruhi oleh keseluruhan pola makan dan jumlah energi yang dikonsumsi sepanjang hari.
4. Membantu menjaga kadar gula darah
Telur memiliki kandungan karbohidrat yang rendah sehingga relatif tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti makanan tinggi karbohidrat sederhana.
Kandungan protein dan lemaknya juga dapat membantu memberikan rasa kenyang. Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan keseluruhan menu sarapan, termasuk makanan pendamping telur.
5. Mendukung kesehatan jantung
Telur mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin E, selenium, dan kolin. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar tidak selalu berdampak negatif terhadap kesehatan jantung pada orang sehat.
Meski demikian, kandungan kolesterol pada telur tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau kadar kolesterol darah yang tinggi.
Pola makan secara keseluruhan, termasuk konsumsi lemak jenuh, serat, sayuran, dan makanan ultra-proses, memiliki pengaruh penting terhadap kesehatan jantung.
6. Mendukung kesehatan reproduksi
Telur mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan dalam fungsi reproduksi. Beberapa di antaranya adalah selenium, vitamin B12, vitamin E, serta lemak tertentu.
Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan sel dan melindungi tubuh dari stres oksidatif. Namun, mengonsumsi telur saja tidak dapat dianggap sebagai cara untuk meningkatkan kesuburan secara langsung karena kesuburan dipengaruhi oleh banyak faktor.
7. Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh
Telur menyediakan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Kandungan proteinnya juga membantu memenuhi kebutuhan protein harian.
Dengan memasukkan telur ke dalam menu sarapan dan mengombinasikannya dengan sayuran, buah, serta sumber karbohidrat kompleks, Anda dapat memperoleh menu yang lebih seimbang.
Bagaimana dengan Kolesterol dalam Telur?
Telur memang mengandung kolesterol, terutama pada bagian kuningnya. Namun, pengaruh kolesterol dari makanan terhadap kadar kolesterol darah dapat berbeda pada setiap orang.
Bagi kebanyakan orang sehat, konsumsi telur dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Sebaliknya, orang yang memiliki kolesterol tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau kondisi medis tertentu sebaiknya mempertimbangkan jumlah konsumsi telur bersama dokter atau ahli gizi.
Jadi, sarapan dua butir telur tidak otomatis memberikan manfaat yang sama untuk semua orang. Cara memasak dan makanan yang menyertainya juga penting. Telur rebus atau telur yang dimasak dengan sedikit minyak tentu berbeda dengan telur yang disajikan bersama makanan tinggi lemak jenuh dan garam.
Pada akhirnya, telur dapat menjadi pilihan sarapan bergizi karena mengandung protein dan berbagai mikronutrien. Agar manfaatnya lebih optimal, padukan dengan sayuran, buah, dan sumber serat lainnya serta tetap perhatikan kebutuhan nutrisi secara keseluruhan.
Next News

Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya
an hour ago

Penglihatan Buram Tidak Selalu Disebabkan Rabun, Ada Kondisi Mata Lain yang Bisa Berperan
an hour ago

Jamur Bisa Tumbuh di Tempat Lembap, Ini Kondisi yang Membuatnya Cepat Berkembang
an hour ago

Nanas Mengandung Banyak Air, Cocok Menjadi Buah Segar Saat Cuaca Panas
an hour ago

Perjalanan Jauh Bisa Memicu Mual dan Muntah, Begini Hubungannya dengan Keseimbangan Tubuh
an hour ago

Tidur yang Kurang Bisa Memengaruhi Pengaturan Nafsu Makan
an hour ago

Menarik Napas Dalam-Dalam Bisa Membuat Tubuh Terasa Lebih Rileks
2 hours ago

Anak-Anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada Saat Udara Dipenuhi Asap
2 hours ago

Lutut Terasa Sakit Saat Berdiri dari Kursi, Apa yang Bisa Menyebabkannya?
2 hours ago

Bayi Juga Bisa Cegukan, Kondisi Ini Umumnya Terjadi Secara Alami
2 hours ago





