


Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan ( Plt Kadisdik ) Kota Tanjungbalai, Azhar menyatakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terhadap anak yang belum divaksin akan ditunda untuk sementara. Hal itu diungkapkan Azhar kepada sejumlah wartawan, terkait masifnya pelaksanaan vaksinasi terhadap anakanak pelajar Sekolah Dasar (SD) Sederajat usia 6-11 tahun di Kota Tanjungbalai yang sedang berlangsung.
"Terhadap anak yang belum disuntik vaksin, untuk sementara tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka. Mereka hanya bisa belajar daring dan luring," kata Azhar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/1). Menurut Azhar, sejak dilaksanakannya vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun tersebut, dari 19.400 pelajar SD Sederajat yang menjadi target sudah mencapai 53 persen.
"Seminggu berjalan, capaian targetnya sudah 53 persen, dan vaksinasi anak ini akan terus dilanjutkan," ujarnya. Terkait pernyataan Menteri Pendidikan, Nadiem Makariem melalui vidio yang beredar luas di media sosial yang menyatakan bahwa vaksinasi anak tidak menjadi syarat untuk pelaksanaan PTM, Azhar mengaku pihaknya belum menerima hal itu secara tertulis.
"Itu (pernyataan menteri) tidak ada kami terima secara tertulis. Dalam hal vaksinasi anak, Disdik Tanjungbalai sifatnya mengimbau. Tidak ada memaksakan apalagi sistim komando. Kami hanya mengimbau orang tua agar anaknya divaksin," kata Azhar menegaskan. Ia menambahkan, vaksinasi anak merupakan program pemerintah secara nasional.
Sehingga Pemerintah Kota seperti Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) harus terlibat menyukseskannya. "Dalam pelaksanaan, baik itu Tim Kesehatan (vaksinator) dan lainnya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Pihak sekolah hanya menyediakan tempat," kata Azhar.
Sumber : Harian Tabagsel
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
17 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
17 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
18 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
18 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
18 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
19 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
19 days ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
19 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
21 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
22 days ago





