Minggu, 1 November 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pascabencana, Jafar Ajak Masyarakat Batangtoru Perkuat Persaudaraan dan Gotong Royong: Tapsel Harus Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

RAU - Sunday, 01 November 2026 | 01:17 PM

Background
Pascabencana, Jafar Ajak Masyarakat Batangtoru Perkuat Persaudaraan dan Gotong Royong: Tapsel Harus Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

BATANGTORU – Di tengah upaya pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Tapanuli Selatan (Tapsel), Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA., mengajak masyarakat Kecamatan Batangtoru memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong sebagai modal utama membangun kembali daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati saat menghadiri Tabligh Akbar menghadirkan Ustaz Muhammad Fikri Haykal MZ, putra almarhum KH Zainuddin MZ, di Lapangan PTPN IV Regional I Kebun Batangtoru, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang digagas PT Agincourt Resources (PT. AR) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) itu diikuti masyarakat Batangtoru, Muara Batangtoru dan sekitarnya.

Dalam bimbingan dan arahan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., yang disampaikan melalui Wakil Bupati, Jafar terlebih dahulu menyampaikan salam dan permohonan maaf Bupati yang belum dapat hadir karena sedang melaksanakan tugas penting di luar daerah.

Jafar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Agincourt Resources yang selama ini menjadi salah satu mitra strategis pemerintah daerah, khususnya ketika Tapsel menghadapi masa-masa sulit akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Ia mengenang bagaimana akses jalan Sipirok–Batangtoru sempat terputus akibat bencana. Namun, melalui kolaborasi pemerintah daerah bersama PT. AR dan berbagai pemangku kepentingan, pembangunan dan pembukaan kembali akses jalan dilakukan dari dua arah hingga akhirnya kedua jalur bertemu dan konektivitas masyarakat kembali terbuka.



"Kalau kita mengenang setahun yang lalu, ketika bencana terjadi, tanpa dukungan dan kolaborasi para mitra, mungkin pemerintah daerah sudah mengangkat bendera putih menghadapi beratnya tantangan saat itu. Kami mengakui PT. AR merupakan salah satu mitra yang setia mendampingi pemerintah dan masyarakat melewati masa-masa sulit," ungkap Jafar.

Menurutnya, pengalaman menghadapi bencana menjadi pelajaran penting bahwa persoalan sebesar apa pun tidak mungkin diselesaikan sendiri. Pemerintah, perusahaan, TNI-Polri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan seluruh masyarakat harus bergerak bersama.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat "Sinergi Tapsel Bangkit" sebagai gerakan bersama untuk mempercepat pemulihan, bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemulihan ekonomi, kehidupan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

"Mari kita pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. Tapanuli Selatan membutuhkan kebersamaan kita hari ini. Jangan biarkan masyarakat yang terdampak bencana berjuang sendiri. Kita harus saling membantu, saling menguatkan dan memastikan roda kehidupan masyarakat kembali bergerak," tegasnya.

Jafar juga menyampaikan bahwa dampak bencana sempat menekan pertumbuhan ekonomi Tapsel secara signifikan. Sebelum bencana, pertumbuhan ekonomi daerah berada pada kisaran 5,7 persen, kemudian sempat turun menjadi sekitar 2,7 persen. Namun, berdasarkan data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan Wakil Bupati, pertumbuhan ekonomi telah kembali mencapai sekitar 5,4 persen.



Meski menunjukkan tren pemulihan yang menggembirakan, ia menegaskan pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri. Target berikutnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi melampaui capaian sebelum bencana, sehingga masyarakat dapat kembali meningkatkan pendapatan dan kualitas hidupnya.

Menurutnya, pemulihan Batangtoru harus menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama keluarga yang terdampak bencana, pelaku usaha kecil, petani, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk kembali bangkit.

Pada kesempatan itu, Jafar juga mengapresiasi kontribusi PT. AR melalui berbagai program PPM, mulai dari dukungan pendidikan dan beasiswa bagi anak-anak Tapsel, pelayanan kesehatan dengan menghadirkan tiga dokter spesialis untuk mendukung Puskesmas Batangtoru, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar keberadaan perusahaan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan mendukung percepatan pemulihan daerah.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tabligh Akbar merupakan bagian dari program PPM perusahaan yang direncanakan menjadi kegiatan tahunan di Kecamatan Batangtoru.



Ia menjelaskan, komitmen perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui dukungan pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi masyarakat. PT. AR, katanya, setiap tahun mengalokasikan miliaran rupiah untuk mendukung beasiswa pelajar mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Di bidang kesehatan, perusahaan turut mendukung pelayanan Puskesmas Batangtoru dengan menghadirkan tiga dokter spesialis. Sementara di bidang ekonomi, berbagai program pemberdayaan UMKM terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.

Rahmat juga menyebutkan bahwa sekitar 2.500 tenaga kerja dari Batangtoru dan daerah sekitarnya saat ini bekerja dalam proyek perusahaan. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap kesempatan kerja dan perekonomian masyarakat setempat.

Ia mengakui, pascabencana November 2025, operasional PT. AR sempat mengalami penghentian produksi selama hampir setengah tahun. Setelah berbagai persoalan dan kesalahpahaman terkait bencana diklarifikasi, perusahaan kembali beroperasi meskipun proses pemulihan operasional belum sepenuhnya mencapai kondisi normal.

"Kami ingin hadir di Batangtoru bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Prinsip kami adalah tidak merugikan masyarakat, menghargai semua pihak dan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik," ujarnya.



Rahmat juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan maupun usulan terkait program sosial dan pemberdayaan masyarakat agar pelaksanaannya semakin tepat sasaran.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Fikri Haykal MZ mengangkat keteladanan Rasulullah SAW dalam mencintai umat, hidup sederhana, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Ia mengingatkan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri. Kehidupan yang baik hanya dapat terwujud apabila setiap orang menyadari pentingnya saling membutuhkan, saling menolong dan menjaga hubungan persaudaraan.

Pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat Batangtoru dan Tapsel yang tengah menjalani proses pemulihan pascabencana.

Menurutnya, kebersamaan bukan hanya dibutuhkan ketika menghadapi persoalan besar, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, hal sederhana seperti memberikan senyuman pun merupakan bagian dari hubungan baik antarsesama manusia.



Tabligh Akbar ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial dan menumbuhkan semangat saling membantu di tengah masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda yang diwakili Wakapolres Tapsel dan perwakilan Dandim, Asisten II, Kepala Dinas Sosial, unsur Kecamatan Batangtoru, manajemen PT Agincourt Resources, manajemen PTPN IV Regional I Kebun Batangtoru dan Kebun Hapesong, anggota DPRD Tapsel, MUI Batangtoru dan Muara Batangtoru, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan serta ribuan jamaah.