Menata Pola Tidur di Tengah Era Digital
Tata - Monday, 09 February 2026 | 06:37 AM


Tidur yang berkualitas adalah bagian penting dari kesehatan. Gangguan tidur seperti kesulitan untuk tertidur atau sering terbangun selama malam bisa berdampak pada suasana hati, konsentrasi, dan bahkan sistem imun. Kadang, penyebabnya tidak hanya stres, tetapi juga paparan cahaya biru dari layar gadget yang terus-menerus, yang mengganggu produksi hormon melatonin—hormon yang membantu tubuh bersiap untuk tidur.
Berikut ini adalah strategi praktis berbasis riset yang bisa kamu terapkan untuk mengatur pola tidur, terutama ketika gangguan datang dari kebiasaan menggunakan perangkat digital sebelum tidur:
1. Tetapkan Waktu Tidur yang Konsisten
Menjaga waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari membantu tubuh mengatur ritme sirkadian—jam biologis internal yang menentukan kapan kita merasa ngantuk dan bangun. Konsistensi ini membantu tubuh mengenali kapan ia harus mulai bersiap tidur, sehingga tidur lebih cepat dan berkualitas.
2. Buat Zona Bebas Gadget Menjelang Tidur
Paparan layar sebelum tidur membuat otak tetap terjaga dan menekan produksi melatonin.
Disarankan untuk mematikan perangkat digital setidaknya 30–60 menit sebelum tidur agar otak punya waktu menurunkan kewaspadaan. Menetapkan "no screen rule" bisa menenangkan sistem saraf dan membantu tubuh mempersiapkan diri untuk tidur.
3. Gunakan Mode Malam & Filter Cahaya Biru
Jika sulit menghindari layar sepenuhnya, fitur night mode atau blue light filter pada perangkat bisa membantu mengurangi paparan cahaya biru yang mengganggu ritme tidur. Ini sedikit menolong produksi melatonin, meskipun solusi terbaik tetap mengurangi waktu layar secara keseluruhan.
4. Rutinitas Menjelang Tidur yang Menenangkan
Menggantikan scrolling dengan kegiatan yang lebih menenangkan bisa memicu tubuh untuk bersiap tidur. Misalnya:
membaca buku fisik, mandi air hangat, peregangan ringan, meditasi atau pernapasan dalam
Aktivitas semacam ini memberi sinyal pada otak bahwa hari kerja sudah selesai dan kini saatnya istirahat.
5. Atur Lingkungan Tidur yang Kondusif
Kamar tidur yang gelap, sejuk, dan tenang mempercepat tidur karena tubuh lebih mudah memproduksi melatonin dan mengurangi gangguan eksternal. Lampu berwarna hangat atau redup dapat membantu tubuh bertransisi dari siang yang terang ke suasana santai malam hari.
6. Perhatikan Aktivitas Siang Hari
Aktivitas fisik seperti olahraga ringan di pagi atau sore hari dapat meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Olahraga meningkatkan kelelahan fisik yang sehat, namun hindari aktivitas yang terlalu intens dekat dengan waktu tidur, karena itu justru bisa membuat tubuh tetap terjaga.
7. Hindari Kafein dan Makanan Berat Sebelum Tidur
Kafein dan makanan berat yang dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk rileks. Menghindari minuman berkafein setelah sore dan memilih makanan ringan di malam hari membantu perut tidak terasa penuh ketika tubuh seharusnya beristirahat.
8.Lakukan aktivitas yang menyenangkan
Beberapa orang menemukan manfaat dari menulis jurnal, aromaterapi (mis. lavender), atau teh herbal seperti chamomile sebelum tidur. Aktivitas sederhana ini merangsang rasa tenang dan memberi jeda dari rutinitas digital yang memicu kewaspadaan mental.
Next News

Benarkah Kerokan Efektif Mengatasi Masuk Angin? Ini Penjelasan Ilmiahnya
15 hours ago

Andaliman, Rempah Khas Batak yang Dijuluki "Lada Sansho dari Indonesia"
15 hours ago

Kenapa Ngantuk Setelah Makan Siang? Ini Penjelasan Medisnya.
16 hours ago

Samosir, Panggung Budaya Nusantara: Penganugerahan Desa Budaya Se-Indonesia Jadi Bukti Warisan Lokal yang Hidup
16 hours ago

Air Lemon,Sajikan dengan Tepat dan Rasakan Manfaatnya.
17 hours ago

Usus yang Tenang, Tubuh pun Seimbang
17 hours ago

Tren Warna Lipstik Favorit di Tahun 2026 yang Banyak Dipilih Sumber: Berbagai laporan tren kecantikan internasional, termasuk Glamour, Allure, dan forecast warna makeup 2026 terbaru
19 hours ago

7 Cara Menghilangkan Bau Amis di Talenan Kayu Secara Alami dengan Bahan Dapur
19 hours ago

Psoriasis: Ketika Sistem Imun Menyampaikan Pesan Lewat Kulit
19 hours ago

Biometrik Wajah Jadi Syarat Baru Pendaftaran Kartu Seluler Baru di Indonesia
19 hours ago





