Kenapa Warna Laut Bisa Biru, Hijau, sampai Cokelat? Ternyata Ini Alasannya
RAU - Friday, 04 September 2026 | 01:50 PM


Pernah nggak sih lo lagi asyik scrolling Instagram, terus nemu postingan temen yang lagi liburan di Maldives atau Labuan Bajo? Pasti yang pertama kali bikin mata seger adalah warna air lautnya yang biru kristal, sampai-sampai pasir di dasarnya kelihatan jelas banget. Tapi, coba deh bandingkan sama pas lo main ke Pantai Utara Jawa atau daerah pelabuhan. Kok warnanya malah cenderung cokelat, abu-abu, atau malah hijau botol? Apa lautnya lagi bad mood?
Banyak orang mikir kalau warna laut itu biru karena pantulan dari warna langit. Ya, emang ada benernya sih, tapi itu cuma secuil dari alasan sebenernya. Ibaratnya, itu cuma casing-nya doang. Kalau kita mau bedah lebih dalam, ada sains yang cukup seru di balik berubah-ubahnya warna air laut ini. Gak kaku-kaku amat kok pembahasannya, yuk kita obrolin pelan-pelan sambil bayangin lagi duduk di pinggir pantai.
Cahaya Matahari dan Spektrum Warna
Oke, pertama-tama kita harus kenalan dulu sama yang namanya penyerapan cahaya. Lo inget kan pelajaran fisika zaman sekolah soal warna pelangi alias mejikuhibiniu? Cahaya matahari itu sebenernya putih, tapi di dalamnya ada semua spektrum warna itu. Nah, pas cahaya matahari masuk ke dalam air laut, air ini mulai beraksi kayak filter yang pilih-pilih.
Air laut punya hobi "makan" atau menyerap warna yang punya gelombang panjang, kayak merah, oranye, dan kuning. Jadi, pas cahaya masuk ke air, warna-warna hangat ini langsung ludes diserap di lapisan atas. Sedangkan warna biru punya gelombang yang pendek dan energinya kuat, jadi dia gak gampang diserap. Si biru ini malah dipantulin lagi ke mata kita. Itulah kenapa kalau lautnya dalam dan jernih, mata kita bakal nangkep warna biru yang mantap banget. Semakin dalam lautnya, semakin pekat birunya, karena warna lain udah keburu "tewas" di perjalanan menuju dasar.
Fitoplankton: yang Bikin Laut Jadi Hijau
Terus, kalau ada laut yang warnanya hijau banget kayak matcha latte, itu kenapa? Apakah karena banyak lumut? Gak salah sih, tapi lebih tepatnya karena ada makhluk mikroskopis bernama fitoplankton. Makhluk mungil ini mengandung klorofil buat fotosintesis, sama kayak tanaman di darat.
Kalau di suatu wilayah laut populasinya lagi meledak, klorofil dari fitoplankton ini bakal menyerap cahaya biru dan merah, terus memantulkan warna hijau ke permukaan. Jadi, kalau lo ngelihat laut yang agak kehijauan, itu tandanya airnya subur banget dan banyak "makanan" buat ikan-ikan kecil. Makanya, para nelayan biasanya suka nyari daerah yang airnya agak hijau begini karena biasanya ikannya lebih banyak nongkrong di situ. Keren kan? Warna laut ternyata bisa jadi GPS alami buat cari lauk.
Lumpur, Pasir, dan Kenapa Laut Dekat Kota Sering Keruh
Nah, sekarang kita bahas yang agak pahit: kenapa laut di dekat muara sungai atau di daerah pesisir tertentu warnanya cokelat atau butek? Tenang, gak selamanya itu karena sampah plastik atau limbah pabrik kok (meskipun itu juga pengaruh banget, ya!).
Faktor utamanya biasanya adalah sedimen alias material dari daratan. Bayangin air sungai yang bawa lumpur, pasir, dan sisa-sisa organik dari gunung turun ke laut. Pas nyampe di pantai, lumpur ini ngaduk-ngaduk air laut. Karena partikel lumpur ini gede dan padat, mereka memantulkan cahaya dengan cara yang beda, hasilnya ya warna cokelat atau kekuningan yang kita lihat. Selain itu, kalau ombak lagi gede, pasir di dasar laut bisa keangkat dan bikin air kelihatan keruh. Jadi, gak perlu langsung judge kalau laut cokelat itu kotor banget, bisa jadi emang faktor geografisnya yang begitu.
Laut Merah dan Laut Hitam
Lo pasti pernah denger soal Laut Merah di Timur Tengah. Apakah airnya beneran kayak sirup cocopandan? Nggak juga sih. Sebenarnya warnanya tetep biru, tapi ada waktu-waktu tertentu di mana dia berubah jadi kemerahan. Penyebabnya adalah jenis ganggang tertentu bernama Trichodesmium erythraeum yang pas mati atau lagi mekar-mekarnya, ngasih semburat warna merah kecokelatan di permukaan air.
Ada juga Laut Hitam yang emang kelihatan jauh lebih gelap dibanding laut lain. Ini karena kadar oksigen di bagian dalamnya sangat minim, sehingga banyak material organik yang gak hancur sempurna dan malah bikin airnya jadi pekat. Ditambah lagi, kedalamannya yang lumayan bikin cahaya matahari susah nembus sampai bawah. Jadilah dia kelihatan misterius banget.
Secara subjektif, warna laut juga dipengaruhi sama kondisi cuaca. Kalau langit lagi mendung abu-abu, laut juga bakal kelihatan ikutan gloomy dan warnanya jadi kelabu metalik. Tapi kalau langit lagi biru cerah tanpa awan, laut bakal kelihatan makin kinclong. Ini karena permukaan air laut bertindak kayak cermin raksasa yang memantulkan kondisi di atasnya.
Kesimpulannya, warna laut itu gak pernah statis. Dia adalah hasil perpaduan antara fisika cahaya, kehidupan biologis di bawah sana, hingga kondisi geologi sekitarnya. Jadi, lain kali kalau lo main ke pantai dan ngelihat warnanya beda dari yang ada di wallpaper HP lo, jangan kecewa dulu. Setiap warna punya ceritanya masing-masing tentang apa yang lagi terjadi di bawah permukaan air yang luas itu.
Laut itu ibarat mood manusia yang bisa berubah-ubah, dan justru di situlah letak seninya. Jadi, warna laut favorit lo yang mana nih? Biru toska yang estetik, atau biru tua yang dalam dan misterius?
Next News

Pelangi Muncul Setelah Hujan, Tapi Mengapa Bentuknya Melengkung?
13 hours ago

Bawang Dipotong Bikin Menangis, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Mata?
13 hours ago

Mengapa Rasa Pedas Bisa Membuat Tubuh Terasa Panas?
13 hours ago

Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau, Apakah Masih Aman Dimakan?
13 hours ago

Awan Gelap Belum Tentu Hujan, Ini yang Sebenarnya Terjadi
13 hours ago

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
a day ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
a day ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
a day ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
a day ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
a day ago





