Kenapa Luka Bisa Bernanah? Penyebab, Tanda Infeksi, dan Cara Merawatnya
Tata - Sunday, 02 August 2026 | 12:59 PM


Kenapa Luka Bisa Bernanah?
Luka merupakan bagian tubuh yang mengalami kerusakan akibat goresan, sayatan, benturan, gigitan, atau cedera lainnya. Dalam kondisi normal, tubuh akan memperbaiki jaringan yang rusak secara bertahap. Namun, pada beberapa kasus, luka dapat mengalami infeksi dan menghasilkan nanah.
Nanah adalah cairan kental yang biasanya berwarna putih, kuning, atau kehijauan. Cairan ini terbentuk karena adanya kumpulan sel darah putih, bakteri, jaringan yang rusak, dan sisa perlawanan tubuh terhadap infeksi.
1. Masuknya Bakteri ke Dalam Luka
Penyebab paling umum luka bernanah adalah infeksi bakteri. Ketika kulit terluka, lapisan pelindung tubuh menjadi terbuka sehingga bakteri dari lingkungan, tangan, atau benda kotor dapat masuk ke dalam jaringan.
Jika bakteri berkembang biak, tubuh akan mengirimkan sel pertahanan untuk melawan infeksi, yang kemudian menyebabkan terbentuknya nanah.
2. Luka Tidak Dibersihkan dengan Baik
Luka yang tidak segera dibersihkan memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi. Debu, kotoran, atau benda asing yang masuk ke luka dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri.
Membersihkan luka dengan cara yang tepat dapat membantu mengurangi risiko terjadinya nanah.
3. Sering Menyentuh Luka dengan Tangan Kotor
Kebiasaan memegang atau menggaruk luka tanpa mencuci tangan dapat memindahkan kuman ke area yang terluka. Hal ini dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.
4. Luka Tidak Terlindungi
Luka yang dibiarkan terbuka dan sering terkena kotoran, air yang tidak bersih, atau gesekan pakaian dapat lebih mudah mengalami masalah.
Pada kondisi tertentu, menutup luka dengan perban bersih dapat membantu menjaga area tersebut tetap terlindungi.
5. Daya Tahan Tubuh Menurun
Sistem kekebalan tubuh memiliki peran penting dalam melawan infeksi. Ketika kondisi tubuh sedang lemah, proses penyembuhan luka dapat berjalan lebih lambat dan risiko infeksi menjadi lebih tinggi.
6. Adanya Benda Asing di Dalam Luka
Serpihan kayu, pecahan kaca, duri, atau benda kecil lainnya yang tertinggal di dalam luka dapat memicu peradangan dan menyebabkan munculnya nanah.
Ciri-Ciri Luka Mengalami Infeksi
Selain munculnya nanah, beberapa tanda luka mengalami infeksi antara lain:
- Area sekitar luka semakin merah.
- Bengkak dan terasa hangat.
- Nyeri semakin parah.
- Keluar cairan berbau tidak sedap.
- Luka sulit mengering.
- Demam atau tubuh terasa tidak nyaman.
Cara Merawat Luka Bernanah
Beberapa langkah yang dapat membantu perawatan luka antara lain:
1. Bersihkan Luka dengan Benar
Cuci tangan sebelum menyentuh luka, kemudian bersihkan area luka dengan air bersih. Hindari menggunakan bahan yang dapat mengiritasi luka tanpa anjuran tenaga kesehatan.
2. Jaga Luka Tetap Bersih dan Kering
Ganti perban secara rutin jika luka ditutup. Pastikan area sekitar luka tetap bersih agar tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri.
3. Jangan Memencet Nanah
Memencet luka bernanah dapat menyebabkan infeksi semakin menyebar atau memperparah kerusakan jaringan.
4. Perhatikan Perkembangan Luka
Pantau apakah luka semakin membaik atau justru memburuk. Luka yang tidak menunjukkan perbaikan perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Kapan Harus Memeriksakan Luka ke Dokter?
Segera cari bantuan medis jika:
- Nanah terus keluar atau jumlahnya semakin banyak.
- Luka terasa sangat sakit.
- Kemerahan menyebar ke area sekitar luka.
- Muncul demam.
- Luka cukup dalam atau besar.
- Luka terjadi akibat gigitan hewan atau benda berkarat.
- Memiliki kondisi tertentu yang dapat memperlambat penyembuhan luka.
Kesimpulan
Luka bernanah biasanya terjadi karena adanya infeksi yang membuat tubuh melawan bakteri atau mikroorganisme penyebab penyakit. Perawatan luka yang bersih dan tepat dapat membantu mencegah infeksi semakin parah. Jika luka menunjukkan tanda bahaya seperti nyeri berat, bengkak luas, atau disertai demam, pemeriksaan medis diperlukan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Next News

Stres Bisa Memengaruhi Lambung? Kenali Hubungannya dengan Pencernaan
28 minutes ago

Rutin Jalan Kaki, Tapi Masih Sakit Sakitan? Ini Penyebabnya
31 minutes ago

7 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bikin Listrik Boros
35 minutes ago

Mata Tiba-Tiba Berkedut? Ini 7 Penyebab yang Sering Terjadi
38 minutes ago

Anak Suka Memukul? Ini 6 Cara Orang Tua Menghadapinya dengan Tepat
13 hours ago

7 Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kelinci, Pemilik Wajib Tahu
an hour ago

Tape Bukan Sekadar Camilan Manis, Ini Kandungan dan Manfaat yang Perlu Diketahui
an hour ago

Jangan Tunggu Rambut Makin Tipis, Ini 7 Tanda Awal Kebotakan pada Pria
an hour ago

Putih atau Kuning Telur, Mana yang Lebih Cocok untuk Membantu Menurunkan Berat Badan?
2 hours ago

Putih Telur vs Telur Utuh, Mana yang Lebih Sehat? Ini Perbedaannya
2 hours ago





