Kenapa Kita Bisa Bersin Berkali-Kali dalam Waktu Berdekatan?
RAU - Tuesday, 29 September 2026 | 07:37 AM


Bersin merupakan salah satu respons alami tubuh yang sering terjadi secara tiba-tiba. Namun, ada kalanya seseorang tidak hanya bersin sekali, melainkan dua, tiga, bahkan beberapa kali secara berurutan.
Kondisi tersebut dapat membuat penasaran. Mengapa tubuh seolah-olah belum selesai bersin meskipun satu kali bersin sudah terjadi? Ternyata, ada beberapa penjelasan yang berkaitan dengan mekanisme pertahanan hidung dan saluran pernapasan.
1. Bersin Merupakan Refleks Perlindungan Tubuh
Bersin adalah refleks yang membantu tubuh mengeluarkan atau menjauhkan iritan dari hidung dan saluran pernapasan bagian atas.
Ketika lapisan hidung mendeteksi sesuatu yang mengganggu, saraf mengirimkan sinyal ke otak. Tubuh kemudian mengoordinasikan sejumlah otot untuk menghasilkan hembusan udara yang kuat melalui hidung dan mulut.
Proses tersebut membantu membersihkan saluran hidung dari berbagai partikel yang mengganggu.
2. Iritan Bisa Masih Berada di Dalam Hidung
Salah satu alasan seseorang bersin berkali-kali adalah karena rangsangan yang memicu bersin belum sepenuhnya hilang.
Debu, asap, serbuk sari, bulu hewan, atau partikel kecil lainnya dapat mengiritasi lapisan hidung. Setelah satu kali bersin, sebagian rangsangan mungkin masih tertinggal sehingga refleks kembali muncul.
Akibatnya, seseorang dapat bersin beberapa kali dalam waktu yang berdekatan.
3. Setiap Orang Memiliki Refleks yang Berbeda
Frekuensi bersin tidak sama pada setiap orang. Ada yang biasanya cukup bersin sekali, sedangkan orang lain dapat bersin beberapa kali berturut-turut.
Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan sensitivitas saluran hidung terhadap rangsangan tertentu. Faktor lingkungan dan kondisi tubuh juga dapat memengaruhi seberapa mudah refleks bersin muncul.
Karena itu, tidak ada jumlah bersin tertentu yang harus dianggap sebagai angka normal untuk semua orang.
4. Alergi Bisa Memicu Bersin Berulang
Alergi merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan bersin berulang, terutama ketika seseorang terpapar pemicu tertentu.
Debu rumah, tungau, serbuk sari, bulu atau serpihan kulit hewan, serta beberapa zat lain dapat memicu respons alergi pada saluran hidung.
Selain bersin, alergi pada hidung dapat disertai hidung berair, hidung tersumbat, atau rasa gatal pada hidung dan mata.
5. Udara Dingin atau Perubahan Suhu Bisa Menjadi Pemicu
Perubahan suhu dan udara dingin juga dapat membuat hidung menjadi lebih mudah teriritasi pada sebagian orang.
Ketika kondisi lingkungan berubah secara tiba-tiba, saluran hidung dapat memberikan respons berupa bersin. Pada orang yang sensitif, respons tersebut bisa muncul lebih dari sekali.
Hal ini tidak selalu berarti seseorang sedang mengalami penyakit tertentu.
6. Infeksi Saluran Pernapasan Juga Dapat Menyebabkan Bersin
Bersin berulang dapat muncul ketika seseorang mengalami infeksi saluran pernapasan seperti pilek.
Saat terjadi infeksi, lapisan hidung dapat mengalami iritasi dan menghasilkan lebih banyak lendir. Kondisi tersebut dapat meningkatkan rangsangan pada hidung sehingga bersin menjadi lebih sering.
Biasanya, gejala lain dapat ikut muncul, seperti hidung tersumbat, pilek, batuk, sakit tenggorokan, atau rasa tidak enak badan, tergantung penyebabnya.
7. Ada Orang yang Memiliki Pemicu Bersin Tertentu
Tidak semua pemicu bersin berasal dari debu atau penyakit. Pada sebagian orang, paparan cahaya terang secara tiba-tiba juga dapat memicu bersin. Fenomena ini dikenal sebagai photic sneeze reflex.
Selain itu, aroma yang menyengat, asap, atau perubahan lingkungan tertentu juga dapat menjadi pemicu pada orang yang sensitif.
Respons tersebut menunjukkan bahwa refleks bersin dapat dipengaruhi oleh berbagai rangsangan.
8. Kapan Bersin Perlu Diperhatikan?
Bersin sesekali umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika bersin terjadi sangat sering dan terus-menerus hingga mengganggu aktivitas, penyebabnya perlu diperhatikan.
Terlebih jika bersin disertai sesak napas, demam tinggi, nyeri berat, atau gejala lain yang tidak biasa. Dalam kondisi seperti itu, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui penyebabnya.
Next News

Mengapa Perut Bisa Berbunyi Keras Saat Lapar?
in 5 hours

Kenapa Jari Keriput Setelah Lama Berada di Dalam Air?
in 5 hours

Es Batu Bisa Membuat Gelas Basah dari Luar, Dari Mana Air Itu Berasal?
in 4 hours

Manfaat Cacing Tanah untuk Tumbuhan, Ternyata Penting bagi Kesuburan Tanah
in 4 hours

Tanah Bisa Mengeluarkan Aroma Setelah Hujan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

Bunga Matahari Mengikuti Arah Matahari, Benarkah Selalu Begitu?
in 4 hours

Nasi Baru Matang dan Nasi Dingin Punya Tekstur yang Berbeda, Apa Penyebabnya?
in 4 hours

Bayam Dimasak Terlalu Lama, Apa yang Bisa Terjadi pada Nutrisinya?
in 4 hours

Buah Sukun Tidak Memiliki Biji Seperti Banyak Buah Lain, Kok Bisa?
in 3 hours

Markisa Punya Banyak Biji, Apakah Semuanya Bisa Dimakan?
9 hours ago





