Mengapa Perut Bisa Berbunyi Keras Saat Lapar?
RAU - Tuesday, 29 September 2026 | 07:44 PM


Pernah sedang duduk dalam suasana yang tenang, lalu tiba-tiba terdengar suara dari perut? Suaranya terkadang cukup keras hingga membuat orang di sekitar ikut mendengarnya. Kondisi ini sering muncul ketika seseorang belum makan selama beberapa jam.
Suara dari perut sebenarnya merupakan bagian dari aktivitas normal sistem pencernaan. Jadi, perut berbunyi tidak selalu berarti tubuh sedang mengalami masalah.
1. Suara Berasal dari Gerakan Saluran Pencernaan
Bunyi perut dikenal secara medis sebagai borborygmi. Suara tersebut dihasilkan oleh pergerakan di dalam saluran pencernaan.
Lambung dan usus memiliki otot yang terus melakukan gerakan untuk memindahkan isi saluran pencernaan. Gerakan ini dikenal sebagai peristaltik.
Ketika otot saluran pencernaan berkontraksi, gas dan cairan di dalamnya ikut bergerak sehingga dapat menghasilkan suara.
2. Saat Lapar, Saluran Pencernaan Tetap Bergerak
Meskipun tidak sedang makan, saluran pencernaan tidak berhenti bekerja sepenuhnya.
Ketika lambung dan usus relatif kosong, tubuh dapat melakukan serangkaian kontraksi yang membantu membersihkan sisa makanan dan memindahkan isi saluran pencernaan.
Gerakan tersebut dapat membuat suara dari perut lebih mudah terdengar.
3. Perut Kosong Membuat Suara Lebih Jelas
Ketika terdapat makanan dalam jumlah cukup di dalam saluran pencernaan, suara akibat pergerakan gas dan cairan dapat lebih teredam.
Sebaliknya, ketika lambung relatif kosong, suara yang dihasilkan oleh gerakan saluran pencernaan dapat terdengar lebih jelas.
Inilah salah satu alasan mengapa bunyi perut sering dikaitkan dengan rasa lapar.
4. Bukan Berarti Lambung Benar-Benar Menggeram
Istilah "perut keroncongan" sering digunakan untuk menggambarkan suara tersebut. Namun, sebenarnya suara tidak berasal dari lambung yang "menggeram" karena membutuhkan makanan.
Suara muncul akibat aktivitas mekanis saluran pencernaan, terutama ketika otot berkontraksi dan memindahkan gas serta cairan.
Jadi, bunyi perut merupakan efek dari proses pencernaan yang sedang berlangsung.
5. Gas di Dalam Usus Juga Memengaruhi Suara
Selain cairan dan sisa makanan, gas merupakan bagian dari isi saluran pencernaan yang dapat bergerak ketika otot berkontraksi.
Pergerakan gas melalui saluran yang berisi cairan dapat menghasilkan berbagai macam bunyi. Itulah sebabnya suara perut tidak selalu terdengar sama.
Kadang suaranya berupa gemuruh pelan, tetapi dalam kondisi tertentu bisa terdengar cukup keras.
6. Makan dan Minum Juga Dapat Menimbulkan Bunyi
Bunyi dari perut tidak hanya terjadi ketika lapar. Setelah makan atau minum, saluran pencernaan tetap melakukan gerakan untuk memproses dan memindahkan isinya.
Karena itu, seseorang bisa saja mendengar suara perut meskipun baru selesai makan.
Minuman berkarbonasi, makanan tertentu, serta jumlah gas dalam saluran pencernaan juga dapat memengaruhi seberapa sering bunyi terdengar.
7. Rasa Lapar dan Bunyi Perut Memang Bisa Muncul Bersamaan
Ketika seseorang belum makan cukup lama, berbagai sinyal tubuh dapat muncul sebagai bagian dari respons terhadap kebutuhan energi.
Salah satunya adalah meningkatnya aktivitas gerakan pada saluran pencernaan. Karena itu, rasa lapar dan bunyi perut dapat terjadi pada waktu yang sama.
Namun, bunyi perut tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya tanda bahwa tubuh benar-benar membutuhkan makanan.
8. Kapan Bunyi Perut Perlu Diperhatikan?
Bunyi perut yang muncul sesekali umumnya normal. Namun, jika suara dari perut terjadi bersamaan dengan keluhan seperti nyeri perut yang berat, muntah terus-menerus, perut sangat kembung, diare berkepanjangan, sembelit berat, atau perubahan pola buang air besar yang menetap, kondisi tersebut perlu diperhatikan.
Jika keluhan berlangsung atau mengganggu aktivitas, pemeriksaan tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui penyebabnya.
Next News

Kenapa Jari Keriput Setelah Lama Berada di Dalam Air?
in 5 hours

Kenapa Kita Bisa Bersin Berkali-Kali dalam Waktu Berdekatan?
7 hours ago

Es Batu Bisa Membuat Gelas Basah dari Luar, Dari Mana Air Itu Berasal?
in 4 hours

Manfaat Cacing Tanah untuk Tumbuhan, Ternyata Penting bagi Kesuburan Tanah
in 4 hours

Tanah Bisa Mengeluarkan Aroma Setelah Hujan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 4 hours

Bunga Matahari Mengikuti Arah Matahari, Benarkah Selalu Begitu?
in 4 hours

Nasi Baru Matang dan Nasi Dingin Punya Tekstur yang Berbeda, Apa Penyebabnya?
in 4 hours

Bayam Dimasak Terlalu Lama, Apa yang Bisa Terjadi pada Nutrisinya?
in 4 hours

Buah Sukun Tidak Memiliki Biji Seperti Banyak Buah Lain, Kok Bisa?
in 3 hours

Markisa Punya Banyak Biji, Apakah Semuanya Bisa Dimakan?
9 hours ago





