Selasa, 29 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Markisa Punya Banyak Biji, Apakah Semuanya Bisa Dimakan?

RAU - Tuesday, 29 September 2026 | 06:13 AM

Background
Markisa Punya Banyak Biji, Apakah Semuanya Bisa Dimakan?

Markisa merupakan buah yang memiliki cita rasa khas, perpaduan antara asam, manis, dan aroma yang cukup kuat. Salah satu bagian yang paling mudah dikenali dari buah ini adalah banyaknya biji yang berada di dalam daging buah.

Ketika markisa dibelah, bagian dalamnya terlihat dipenuhi biji berwarna gelap yang terbungkus lapisan daging buah dan cairan. Kondisi ini terkadang membuat orang bertanya-tanya apakah biji tersebut harus dibuang atau justru bisa dimakan.

1. Biji markisa umumnya dapat dimakan

Biji yang terdapat di dalam buah markisa pada umumnya aman untuk dikonsumsi bersama daging buahnya. Berbeda dengan beberapa buah yang memiliki biji atau bagian tertentu yang perlu dihindari, biji markisa memang biasa dikonsumsi.

Biji tersebut memiliki ukuran kecil dan tekstur yang sedikit renyah ketika dikunyah. Karena itu, markisa biasanya tidak perlu disaring jika ingin menikmati buahnya secara utuh.

2. Biji memberikan tekstur khas pada markisa

Selain daging buah yang lembut dan berair, biji menjadi bagian yang memberikan sensasi berbeda ketika markisa dimakan.



Saat dikunyah, bijinya terasa lebih keras dibandingkan daging buah. Tekstur tersebut justru menjadi ciri khas markisa dan sering tetap dipertahankan ketika buah digunakan sebagai campuran minuman, saus, atau makanan penutup.

Bagi sebagian orang, tekstur biji yang renyah membuat markisa terasa lebih menarik ketika dikonsumsi langsung.

3. Biji dan daging buah dikonsumsi secara bersamaan

Bagian dalam markisa terdiri dari cairan, daging buah, dan biji yang saling menempel. Ketiganya dapat dimakan secara bersamaan.

Untuk menikmatinya, markisa cukup dibelah kemudian bagian dalamnya dapat disendok. Jika menyukai tekstur renyah, bijinya bisa langsung dikonsumsi.

Namun, bagi orang yang lebih menyukai tekstur halus, bagian tersebut dapat disaring terlebih dahulu untuk memisahkan bijinya.



4. Biji markisa mengandung komponen nutrisi

Biji buah pada umumnya mengandung berbagai komponen yang berbeda dari daging buah. Pada markisa, bijinya juga mengandung serat serta sejumlah komponen lain yang berasal dari bagian tanaman tersebut.

Meski demikian, mengonsumsi markisa bukan berarti harus menjadikan bijinya sebagai sumber utama nutrisi tertentu. Pola makan secara keseluruhan tetap lebih penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Markisa dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi konsumsi buah sehari-hari.

5. Tidak perlu mengunyah biji sampai sangat halus

Biji markisa berukuran kecil sehingga dapat dikunyah bersama daging buahnya. Teksturnya yang renyah memang membuat sebagian orang memilih untuk tidak mengunyahnya terlalu lama.

Yang perlu diperhatikan adalah kondisi buah secara keseluruhan. Markisa yang masih segar dan tidak menunjukkan tanda pembusukan lebih layak untuk dikonsumsi dibandingkan buah yang sudah rusak.



6. Markisa yang rusak sebaiknya tidak dikonsumsi

Kemampuan biji untuk dimakan bukan berarti semua markisa dalam kondisi apa pun aman dikonsumsi.

Sebelum makan, perhatikan kondisi kulit dan bagian dalam buah. Jika terdapat jamur, bau yang tidak biasa, lendir berlebihan, atau tanda pembusukan, sebaiknya buah tidak dikonsumsi.

Kebersihan juga penting. Markisa sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dibelah agar kotoran yang berada di permukaan kulit tidak berpindah ke bagian dalam buah.

7. Biji bisa disaring jika tidak menyukai teksturnya

Tidak semua orang menyukai sensasi renyah dari biji markisa. Jika ingin mendapatkan sari markisa yang lebih halus, bagian dalam buah dapat disaring menggunakan saringan.

Cara ini sering dilakukan ketika markisa digunakan untuk membuat jus, saus, sirup, atau campuran makanan tertentu.



Menyaring biji bukan berarti bijinya berbahaya. Hal tersebut lebih berkaitan dengan preferensi terhadap tekstur dan hasil akhir makanan atau minuman.

8. Cara menikmati markisa cukup beragam

Markisa dapat dikonsumsi secara langsung setelah dibelah. Selain itu, daging buahnya juga dapat digunakan sebagai campuran berbagai makanan dan minuman.

Rasa asam dan aromanya yang khas membuat markisa cocok digunakan dalam jus, minuman dingin, saus, selai, puding, atau hidangan penutup.

Jika dikonsumsi langsung, biji dapat dimakan bersama daging buah. Sementara jika menginginkan tekstur lebih lembut, bijinya dapat dipisahkan dengan cara disaring.