Rabu, 22 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Bawang Bisa Membuat Mata Menangis Saat Dipotong? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Liaa - Wednesday, 22 July 2026 | 09:14 AM

Background
Kenapa Bawang Bisa Membuat Mata Menangis Saat Dipotong? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bawang menjadi salah satu bahan yang hampir selalu hadir dalam berbagai masakan. Namun, ada satu hal yang sering membuat aktivitas memasak menjadi kurang nyaman, yaitu mata yang terasa perih dan berair ketika bawang dipotong.

Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Ternyata, penyebabnya berkaitan dengan reaksi kimia yang berlangsung ketika bawang mengalami kerusakan pada jaringan selnya. Saat bawang masih utuh, berbagai senyawa di dalamnya tersimpan secara terpisah. Ketika pisau memotong bawang, sel-sel tersebut pecah dan menyebabkan sejumlah senyawa bercampur.

Proses tersebut menghasilkan senyawa volatil yang dapat menyebar ke udara. Ketika mencapai permukaan mata, senyawa ini kemudian bereaksi dengan lapisan air mata dan menimbulkan sensasi iritasi atau perih.

Tubuh secara alami berusaha melindungi mata dari iritasi tersebut. Kelenjar air mata kemudian bekerja lebih aktif sehingga mata mengeluarkan lebih banyak air. Air mata inilah yang membuat kita terlihat seperti sedang menangis saat memotong bawang.



Menariknya, tidak semua orang mengalami reaksi yang sama kuat. Jenis bawang, kondisi bawang, cara memotong, hingga ventilasi ruangan dapat memengaruhi seberapa besar mata terasa perih.

Ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk mengurangi rasa pedih saat memotong bawang. Salah satunya adalah menggunakan pisau yang tajam agar kerusakan jaringan bawang dapat diminimalkan. Memotong bawang di tempat dengan sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu mengurangi paparan senyawa yang menguap ke arah mata.

Mendinginkan bawang sebelum dipotong juga sering digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi rasa perih. Namun, efektivitasnya dapat berbeda-beda tergantung jenis bawang dan kondisi saat pemotongan.

Jadi, mata yang menangis saat memotong bawang merupakan respons alami tubuh terhadap senyawa iritan yang dilepaskan ketika sel bawang rusak. Meskipun terasa mengganggu, reaksi tersebut sebenarnya merupakan mekanisme perlindungan alami mata.