Jalur Lintas Sibolga–Tarutung di Sitahuis Kembali Dibuka Setelah Tertutup Longsor dan Banjir
RAU - Wednesday, 18 February 2026 | 11:41 AM


Tapanuli Tengah – Jalur lintas Sibolga–Tarutung yang berada di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sempat tidak dapat dilalui akibat tertimbun material longsor dan genangan banjir. Saat ini, akses tersebut telah kembali terbuka bagi pengguna jalan.
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP M. Alan Haikel, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah selesai dilakukan sehingga arus kendaraan kembali berjalan lancar.
"Sudah terbuka aksesnya. Secara keseluruhan material yang menutup badan jalan telah dibersihkan dan kini sudah bisa dilalui," ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia juga menambahkan bahwa jalur alternatif Sibolga–Tarutung melalui Poriaha sudah dapat digunakan kembali. Arus lalu lintas dari arah Tarutung menuju Sibolga maupun sebaliknya dipastikan telah normal.
Sebelumnya, material yang menutup jalan disebut merupakan longsoran lama yang terbawa arus hujan deras hingga menimbun badan jalan. Untuk mempercepat penanganan, alat berat langsung diterjunkan ke lokasi guna membersihkan material tersebut.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengungkapkan bahwa banjir melanda seluruh kecamatan di wilayah Tapteng akibat curah hujan yang terjadi secara merata. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan sejumlah akses jalan dan jembatan sempat terputus serta beberapa aliran sungai meluap.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan kondisi infrastruktur dan keselamatan masyarakat tetap terjaga pascabencana.
Next News

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Minggu, 1 November 2026
in 7 hours

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
8 hours ago

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
14 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
18 hours ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
a day ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
a day ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
a day ago

Lewati Puluhan Terowongan Pegunungan China, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tiba di Chengdu
a day ago

Masuk China dengan Mobil Sendiri, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Pemeriksaan Ketat di Perbatasan
a day ago

Tertahan Tiga Hari di Perbatasan Malaysia, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Masalah Dokumen Kendaraan
a day ago





