Bupati Tapsel Ingin Keripik Tempe Jadi Komoditas Oleh-oleh Tapsel
RAU - Friday, 07 October 2022 | 02:04 AM



Dalam rangka memajukan produk-produk UMKM, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu, menginginkan produk keripik tempe "Musthofa" menjadi komoditas unggulan daerah sekaligus jadi salah satu oleh-oleh andalan Kabupaten Tapsel.
"Usaha ini sangat menarik kita lihat, kualitas rasa luar biasa, tentu ini peluang. Usaha masyarakat ini mesti kita dorong naik kelas," terang Bupati, saat meninjau pembuatan keripik tempe di Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara BatangToru, Minggu (2/10).
Bupati mengatakan, adapun tindak lanjut dari hal tersebut, pihaknya akan masuk guna mempermudah izin usaha, sertifikat kehalalan, kelengkapan persyaratan kita bimbing, dan membuka jalur pemasaran dengan harapan memajukan usaha itu agar segera terwujud.
"Kami menghimbau agar produk usaha keripik tempe 'Musthofa' untuk lebih meningkatkan produk-produknya sehingga banyak varian jenis keripik baru nantinya," imbuh Bupati.
Novita Sari selaku pengusaha pembuat keripik tempe yang beralamat di Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapsel, mengaku optimis karena produknya sangat diminati para pelanggan, baik dalam maupun luar daerah.
Disamping mengolah keripik tempe, ternyata usaha Novita sudah membuat tahu dan tempe yang biasa digunakan para kaum ibu di dapur sejak 5 tahun lalu. Sementara, katanya, pembuatan keripik tempe baru dilakukan sebulan belakangan, tapi sudah banyak peminatnya.
"Oleh karena itu dengan dukungan Pak Bupati, semangat kami bertambah," tutur Novita.
Novita menambahkan, mengapa keripik yang dibuatnya banyak peminat, ternyata untuk bahan baku tidak seperti tempe biasa untuk sayur. Dimana tepung yang digunakan adalah bahan khusus racikan sendiri, sehingga lebih renyah hasilnya, jelas Novita.
Sumber: Humas PemKab TapSel
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
a month ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
a month ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
a month ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
a month ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
a month ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
2 months ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
2 months ago

TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
2 months ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
2 months ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
2 months ago





