Bulog Sumut Pastikan Stok Pangan Aman, Cadangan Beras Capai 56 Ribu Ton
RAU - Wednesday, 10 June 2026 | 04:55 PM


Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara memastikan ketersediaan pangan strategis di wilayah Sumut dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hingga awal Juni 2026, Bulog telah menguasai stok beras sebanyak 56.176 ton yang siap disalurkan sewaktu-waktu guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan bahwa stok beras tersebut telah tersebar di berbagai gudang Bulog di kabupaten dan kota, termasuk daerah terpencil seperti Balige dan Nias.
Menurutnya, kondisi persediaan beras saat ini sangat aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan pokok.
Selain beras, Bulog Sumut juga memiliki stok komoditas penting lainnya. Untuk kebutuhan peternak mandiri, tersedia sekitar 4.230 ton jagung yang difokuskan untuk wilayah Medan, Binjai, dan Serdang Bedagai. Sementara itu, stok minyak goreng mencapai sekitar 880 ribu liter yang telah didistribusikan ke seluruh wilayah Sumatera Utara.
Bulog juga menyiapkan sekitar 430 ton gula kristal putih guna mendukung kebutuhan pasar dan menjaga kestabilan pasokan komoditas tersebut.
Dalam program bantuan pangan pemerintah untuk alokasi Februari-Maret 2026, Bulog Sumut mencatat realisasi distribusi telah mencapai 40,84 persen. Sebanyak 717.528 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan dari total target 1.756.846 keluarga.
Setiap keluarga penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng secara gratis. Hingga saat ini, Bulog telah menyalurkan sekitar 14.350 ton beras dan lebih dari 2,8 juta liter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
Meski sempat menghadapi kendala teknis akibat cuaca buruk dan gangguan pasokan listrik karena robohnya jaringan transmisi listrik, Bulog memastikan seluruh hambatan tersebut telah berhasil diatasi. Berbagai langkah antisipasi, termasuk penyediaan generator cadangan di sejumlah gudang, telah dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi.
Kabar baik juga datang dari pemerintah pusat yang berencana melanjutkan program bantuan pangan gratis pada Juli 2026 setelah tahap pertama berakhir pada 30 Juni. Program lanjutan ini diperkirakan akan menjangkau sekitar 33,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 1,75 juta KPM di Sumatera Utara.
Selain menyalurkan bantuan sosial, Bulog Sumut juga terus menjalankan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sejak Maret 2026, sebanyak 17.294 ton beras SPHP telah disalurkan ke pasar tradisional dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK), atau sekitar 35,36 persen dari target tahunan.
Bulog juga mengungkapkan kemungkinan adanya tambahan kuota beras SPHP untuk Sumatera Utara. Jika terealisasi, langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat pasokan beras di pasar sekaligus menjaga stabilitas harga hingga akhir tahun.
Next News

Gubernur Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Sumut Umroh, Zakat ASN Juga untuk Bedah Rumah
5 hours ago

Bupati Padanglawas Temui 16 Raja Luat, Bahas Adat, Tanah Ulayat hingga Masa Depan Daerah
5 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Minggu 26 Juli 2026: Medan & Beberapa Wilayah Diguyur Hujan Ringan
15 hours ago

Program UMKM Sumut Jalan di Tempat, Sertifikat Halal Gratis Cuma Jangkau 0,07 Persen Pelaku Usaha
2 days ago

MK Putuskan Kuota Internet Tak Hangus, Komdigi Kaji Aturan Baru
2 days ago

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 300 Meter
2 days ago

Wujudkan Tertib Perpajakan, Bapenda Medan Intensifkan Penagihan Tunggakan Pajak
2 days ago

Pemkab Madina Bidik Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD Baru
2 days ago

Pemprovsu Berkomitmen Hapus Status Kepulauan Nias Sebagai Daerah Tertinggal
2 days ago

Piala AFF 2026 Resmi Dimulai, Timnas Indonesia Bersiap Jalani Laga Perdana
2 days ago





