Pemprovsu Berkomitmen Hapus Status Kepulauan Nias Sebagai Daerah Tertinggal
RAU - Saturday, 25 July 2026 | 08:51 AM


GUNUNGSITOLI
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu ) berkomitmen menghapus status daerah kabupaten/kota di Kepulauan Nias sebagai daerah tertinggal melalui percepatan program pembangunan termasuk penguatan di sektor pendidikan.
Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H. Surya, B.Sc didampingi Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, SE, M.Si dalam kunjungan kerjanya sekaligus meninjau progres pembangunan di SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Rabu (22/7).
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias, khususnya melalui penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kehadiran rombongan disambut oleh Kepala SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Edid Bestaria Zendrato, S.Pd., Ketua Komite Sekolah, para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dimulai saat kunjungan Gubernur ke Kepulauan Nias beberapa waktu sebelumnya. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan pendidikan merupakan salah satu indikator utama dalam mengentaskan suatu daerah dari status ketertinggalan.
Menurut Surya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen merealisasikan visi pembangunan yang berorientasi pada pemerataan kemajuan di seluruh wilayah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kepulauan Nias masih menjadi kawasan yang masuk dalam kategori daerah tertinggal.
"Karena itu, Pemerintah Provinsi menargetkan agar sebelum masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur berakhir, seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara telah terbebas dari status tersebut," tegas Surya.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian besar yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap percepatan pembangunan di Kepulauan Nias. Ia mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah dan masyarakat di Kepulauan Nias sangat merasakan adanya perubahan nyata atas perhatian Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa SMK Negeri 1 Gunungsitoli saat ini membina lebih dari seribu peserta didik yang dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil, mandiri, dan siap bersaing di dunia usaha maupun industri. Namun demikian, masih terdapat sejumlah keterbatasan sarana praktik kejuruan yang memerlukan dukungan pembangunan secara berkelanjutan agar proses pembelajaran vokasi dapat berlangsung lebih optimal.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Gunungsitoli semakin kuat dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan Kepulauan Nias yang lebih maju, mandiri, dan terbebas dari status daerah tertinggal.
Next News

Program UMKM Sumut Jalan di Tempat, Sertifikat Halal Gratis Cuma Jangkau 0,07 Persen Pelaku Usaha
12 hours ago

MK Putuskan Kuota Internet Tak Hangus, Komdigi Kaji Aturan Baru
12 hours ago

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 300 Meter
12 hours ago

Wujudkan Tertib Perpajakan, Bapenda Medan Intensifkan Penagihan Tunggakan Pajak
12 hours ago

Pemkab Madina Bidik Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD Baru
12 hours ago

Piala AFF 2026 Resmi Dimulai, Timnas Indonesia Bersiap Jalani Laga Perdana
a day ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan 16.500 Benih Ikan dan 2,9 Ton Pakan untuk Pokdakan Dolok Marombun
a day ago

PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 Pilih Tapsel sebagai Lokus Visitasi Kepemimpinan Adaptif Penanggulangan Bencana
a day ago

Panen Perdana Semangka Kelompok Tani Mustahik Binaan BAZNAS Tapsel Dukung Kebutuhan SPPG
a day ago

Bupati Gus Irawan Dorong Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online, Ekonomi Diperkuat dengan Zakat Produktif
a day ago





