Sumatera Utara Masih Terpapar Kabut Asap, BMKG Pantau Titik Panas di 6 Wilayah
Laila - Wednesday, 16 September 2026 | 12:47 PM


MEDAN – Kondisi kabut asap masih terpantau di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 16 September 2026. Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan sebaran asap bergerak mengikuti arah angin yang bertiup dari tenggara menuju barat laut hingga utara.
Pergerakan angin tersebut membuat asap menyebar ke kawasan barat laut. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan, terutama di wilayah yang mengalami penurunan jarak pandang.
Sementara itu, pemantauan pada Selasa, 15 September 2026 menunjukkan adanya sejumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah. Titik panas tersebut terdeteksi terutama di enam wilayah, yakni Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas Utara, Tapanuli Utara, Toba, dan Tapanuli Selatan.
Hendro menjelaskan, hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Silangit, Stasiun Meteorologi Kualanamu, serta Stasiun Meteorologi Aek Godang menunjukkan jarak pandang pada 16 September 2026 berada di kisaran 1 hingga 5 kilometer.
Jarak pandang yang relatif terbatas tersebut muncul bersamaan dengan kondisi kabut dan asap di sejumlah lokasi pengamatan.
Selain jarak pandang, kondisi kualitas udara juga menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, konsentrasi PM2.5 di Sumatera Utara berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat.
PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil yang dapat menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas udara. Ketika konsentrasinya meningkat, masyarakat perlu lebih memperhatikan aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok yang rentan terhadap polusi udara.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di daerah dengan jarak pandang rendah untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan yang dapat membantu menghadapi kondisi berkabut dan berasap.
Hendro juga meminta pemerintah daerah untuk terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri di wilayah masing-masing. Koordinasi tersebut diperlukan agar perkembangan kondisi cuaca, kabut asap, serta informasi titik panas dapat terus dipantau.
Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi terbaru yang disampaikan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center 082168043653 atau melalui email bbmkg1@bmkg.go.id.
Next News

Asahan Terima Enam Bus Perintis untuk Tingkatkan Keselamatan Pelajar
in 7 hours

Gus Irawan: Revitalisasi PAUD Bukan Sekadar Perbaikan Gedung, tetapi Investasi Masa Depan Anak Tapsel
in 3 hours

Imbas Kabut Asap, Seluruh Sekolah di Sumut Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober
5 hours ago

Peringatan Dini Cuaca BMKG 15-16 Oktober 2026: Aceh dan Sumatera Utara Hujan Lebat
5 hours ago

Wabup Jafar Dorong Kemandirian Ekonomi Pascabencana, Siapkan Isbat Nikah Gratis dan Program Pertanian di Tapsel
a day ago

Gus Irawan Perkuat Program Seribu Kolam, Panen Ikan Lele di Sidadi II Jadi Bukti Potensi Ekonomi Rakyat Tapsel
a day ago

Gus Irawan Desak Percepatan Pelepasan Aset BUMN untuk Huntap Tapsel, Jangan Hambat Pemulihan Korban Bencana
2 days ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Kamis 15 Oktober 2026: 7 Wilayah Berawan, Mayoritas Hujan Ringan
a day ago

Kabut Asap Selimuti Sumut, 7 Penerbangan di Bandara Kualanamu Delay
2 days ago

BMKG: Asap Terdeteksi di Seluruh Sumatera Utara, Jarak Pandang Menurun
2 days ago





