Prabowo akan kumpulkan seluruh kepala daerah luncurkan Gerakan ASRI
Liaa - Wednesday, 16 September 2026 | 08:38 AM


Jakarta
Presiden Prabowo Subianto akan menggelar pertemuan dengan para kepala daerah dan ketua DPRD seluruh Indonesia untuk meluncurkan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
"Saya sampaikan sesudah ini mungkin 1-2 minggu, saya akan gelar rapat gubernur bupati seluruh Indonesia, dengan DPRD seluruh Indonesia untuk saya launching (luncurkan) Gerakan Indonesia ASRI. Indonesia ASRI artinya Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah. Ini harus kita wujudkan," kata Presiden Prabowo saat meresmikan Lintas Raya Terpadu (Light Rail Transit/LRT) Jakarta Jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai dipantau secara daring dari Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan tujuan dari Gerakan ASRI itu adalah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dengan pepohonan dan bersih dari sampah, merata di seluruh daerah.
Presiden menginginkan agar Gerakan ASRI dapat dimulai dari Jakarta, agar dapat menjadi pelopor kota yang hijau tidak hanya dari pepohonan di taman-taman kota di darat tapi juga dengan taman vertikal di gedung-gedung tinggi.
"Semua gedung-gedung besar kalau bisa vertical garden dan kalau bisa inisiatif dari pemilik gedung. Kalau mereka kesulitan Pemda akan turun tangan. Pemerintah Daerah merasa perlu, Pemerintah Pusat akan turun tangan," kata Prabowo.
Tidak hanya di Jakarta, Kepala Negara menginginkan semua ibu kota provinsi serta kabupaten/kota untuk melakukan transformasi menjadi lebih hijau, mengelola sampah, dan membersihkan sungai-sungai.
Dia juga mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejauh ini untuk melakukan pembenahan dengan membersihkan sungai dan berbagai lokasi penampungan air. Serta rencana ke depan untuk membangun jalur jogging serta taman-taman baru.
Gerakan ASRI dicanangkan oleh Presiden Prabowo untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata.
Salah satu fokusnya adalah melakukan penanganan sampah yang terkelola dari hulu sampai ke hilir. Pengelolaannya juga didukung dengan mengolah sampah menjadi energi, serta implementasi konsep 3R, yakni mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle).
Next News

Seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri Sumut Ditargetkan Gratis pada 2028
in 4 hours

Wabup Padanglawas Tekankan Disiplin ASN dalam Peringatan HKN
in 2 hours

Buruh Kepung DPRD Sumut, Desak RUU Ketenagakerjaan Pro Buruh
13 hours ago

Pemprov Sumut Salurkan Rp49,5 Miliar untuk Program Sekolah Gratis, Sasar 104.426 Siswa
16 hours ago

BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Sumut, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor
16 hours ago

Cinta dalam Diam, Bolehkah? Ini Pandangan yang Perlu Diketahui
a day ago

Saat Rezeki Terasa Seret, Ini Amalan yang Banyak Dianjurkan dalam Islam
a day ago

Gelombang Setinggi 2,5 Berpotensi Terjadi Perairan Sumut 4 Hari ke Depan, Nelayan Diingatkan Risiko Keselamatan
a day ago

Menkeu Suahasil siapkan anggaran kebencanaan APBN 2026 antisipasi dampak El Nino
a day ago

Asap dampak karhutla masih ganggu penerbangan di Bandara Supadio Pontianak
a day ago





