Pemprov Sumut Salurkan Rp49,5 Miliar untuk Program Sekolah Gratis, Sasar 104.426 Siswa
Liaa - Thursday, 17 September 2026 | 01:38 AM


Medan
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) telah menyalurkan anggaran Rp49.533.330.000 untuk Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) sepanjang 2026 yang menyasar 104.426 siswa di 293 SMA/SMK/SLB Negeri pada 10 kabupaten/kota di Sumut.
Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Terang Dewi Susanti Ujung mengatakan, PUBG merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan lebih terjangkau bagi masyarakat.
"Progres pelaksanaan program PHTC bapak Gubernur Sumut yakni PUBG di tahun 2026 sudah menyalurkan anggaran Rp49.533.330.000 ke 10 kabupaten/kota di Sumut. Jumlah penerima manfaat program ini sebanyak 293 sekolah dan 104.426 siswa," ujar Terang dalam konferensi pers Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (16/9/2026).
Terang menjelaskan, Program PUBG membebaskan biaya SPP siswa berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan pada SMA/SMK/SLB Negeri yang telah disahkan pada Juni 2026.
"Kemudian dikeluarkan SK Penetapan Gubernur sebagai tindak lanjut dari Pergub terkait besaran dana PUBG yang diterima 10 kabupaten/kota, terdiri dari 5 daerah di Kepulauan Nias dan 5 di daerah terdampak bencana," jelas Terang.Dinas Pendidikan Sumut, kata Terang, telah melakukan sosialisasi kepada seluruh sekolah penerima manfaat dana PUBG pada tahun ajaran baru 2026. Pelaksanaan program tersebut disebut akan berjalan efektif mulai Oktober 2026.
Selain menyalurkan anggaran, Disdik Sumut juga melakukan pendampingan dalam penyusunan rencana kegiatan sekolah, mulai dari proses penginputan, pencairan dana hingga pengawasan pelaksanaan program.
Program PUBG direncanakan berlanjut hingga 2029 dengan perluasan penerima manfaat secara bertahap. Pada 2027, selain Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana, program akan diperluas ke wilayah Pantai Barat.
Selanjutnya, pada 2028 program diperluas ke wilayah Pantai Timur dan pada 2029 mencakup daerah Dataran Tinggi.
"Dengan begitu diharapkan seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut keseluruhannya sudah menerima dana PUBG yang diprogramkan bapak Gubernur," kata Terang.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Disdik Sumut M Basir S Hasibuan menambahkan, masyarakat penerima manfaat memberikan respons positif terhadap pelaksanaan PUBG, khususnya masyarakat di Kepulauan Nias.
"Mereka sangat senang karena siswa tidak lagi dibebankan biaya tambahan, mereka murni tugasnya datang ke sekolah untuk belajar dan meningkatkan kompetensi," kata Basir.
Menurut Basir, perhatian Pemprov Sumut terhadap sektor pendidikan juga diperkuat melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak, antara lain rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru.
"Respon masyarakat sangat luar biasa, Insya Allah tahun 2029, cita-cita pendidikan gratis di Sumut akan terpenuhi melalui intervensi program PUBG ini," kata Basir.
Next News

Buruh Kepung DPRD Sumut, Desak RUU Ketenagakerjaan Pro Buruh
5 hours ago

BMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Sumut, Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor
8 hours ago

Cinta dalam Diam, Bolehkah? Ini Pandangan yang Perlu Diketahui
a day ago

Saat Rezeki Terasa Seret, Ini Amalan yang Banyak Dianjurkan dalam Islam
a day ago

Gelombang Setinggi 2,5 Berpotensi Terjadi Perairan Sumut 4 Hari ke Depan, Nelayan Diingatkan Risiko Keselamatan
a day ago

Menkeu Suahasil siapkan anggaran kebencanaan APBN 2026 antisipasi dampak El Nino
a day ago

Asap dampak karhutla masih ganggu penerbangan di Bandara Supadio Pontianak
a day ago

Prabowo akan kumpulkan seluruh kepala daerah luncurkan Gerakan ASRI
a day ago

Kemenag dan Baznas perbaiki sarana prasarana 700 pesantren-madrasah
a day ago

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp49,5 Miliar untuk Sekolah Gratis, Sasar 104 Ribu Siswa
a day ago





