Wujudkan Tertib Perpajakan, Bapenda Medan Intensifkan Penagihan Tunggakan Pajak
RAU - Saturday, 25 July 2026 | 08:59 AM


MEDAN
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus melanjutkan pelaksanaan penagihan terhadap wajib pajak yang masih memiliki tunggakan sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tertib perpajakan daerah sekaligus mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga saat ini, Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah masih aktif turun langsung ke lapangan untuk melakukan penagihan kepada wajib pajak yang belum menyelesaikan kewajibannya.
Pelaksanaan penagihan difokuskan pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Jasa Makanan dan/atau Minuman (Pajak Restoran) yang memiliki tunggakan pajak selama bertahun-tahun. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan kepatuhan perpajakan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh wajib pajak.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Medan, Dr M Agha Novrian SSTP MSi, menegaskan bahwa kegiatan penagihan bukan semata-mata bertujuan meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
"Bapenda Kota Medan berkomitmen untuk terus melaksanakan penagihan terhadap wajib pajak yang masih memiliki tunggakan. Ini merupakan bagian dari upaya menciptakan tertib administrasi perpajakan dan mengingatkan kembali bahwa membayar pajak adalah kewajiban setiap warga negara yang baik. Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang dirasakan seluruh warga Kota Medan," ujar Agha, Kamis (23/7).
Ia menambahkan, optimalisasi penerimaan pajak daerah menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
"Kami mengajak seluruh wajib pajak yang masih memiliki tunggakan, khususnya pada sektor PBB dan pajak restoran, untuk segera menyelesaikan kewajibannya. Kepatuhan masyarakat akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang pada akhirnya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Sebelumnya, pelaksanaan penagihan yang dilakukan Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah telah menunjukkan hasil positif. Pada Juni 2026, sebanyak 15 wajib pajak telah melunasi tunggakan pajaknya dengan total realisasi pembayaran mencapai Rp811.642.001.
Kegiatan penagihan dilaksanakan oleh Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah yang dikoordinasikan oleh Bidang Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Kota Medan. Tim melibatkan unsur Bapenda Kota Medan, Kejaksaan Negeri Medan, Kejaksaan Negeri Belawan, Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, Lanud Soewondo, Satpol PP Kota Medan, DPMPTSP Kota Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan, Bagian Hukum Setda Kota Medan, serta jajaran kewilayahan.
Melalui sinergi lintas instansi tersebut, Bapenda Kota Medan optimistis tingkat kepatuhan wajib pajak akan terus meningkat sehingga mampu memperkuat Pendapatan Asli Daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan Kota Medan.
Next News

Sumut Raih Peringkat 5 MTQN XXXI 2026, Sejumlah Peserta Raih Gelar Terbaik
in 6 hours

47 Hunian Tetap di Humbahas Mulai Dibangun Awal Oktober 2026
11 hours ago

Operasi Pasar Ayam Segar di Medan, Harga Dipatok Rp40.000 per Kilogram
11 hours ago

Bulog Sumut: Penyaluran bantuan pangan kepada KPM capai 76,16 persen
15 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumut Selasa 22 September 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
21 hours ago

Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Hari Rabies Sedunia, Target Vaksinasi 15.000 Hewan
2 days ago

Bupati Gus Irawan Lantik 38 Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Tapsel
2 days ago

DPRD Tapanuli Selatan Gelar Rapat Paripurna PAW, H. Muhammad Yusuf Siregar Resmi Dilantik
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Senin 21 September 2026, Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan Lebat
2 days ago

Bulog Sumut Terima 4.400 Ton Beras, Stok Pangan Diperkuat hingga 50.000 Ton
2 days ago





