Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Hari Rabies Sedunia, Target Vaksinasi 15.000 Hewan
RAU - Monday, 21 September 2026 | 04:06 PM


MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) akan menggelar rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 pada 26–27 September 2026.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar, dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, peternak, pelaku UMKM hingga masyarakat.
Salah satu agenda utama kegiatan adalah vaksinasi rabies secara serentak terhadap Hewan Pembawa Rabies (HPR). Vaksinasi tersebut ditargetkan mencapai 15.000 ekor yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Program vaksinasi juga diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI sebagai vaksinasi rabies terbanyak di tingkat provinsi. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat terhadap rabies.
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan kepada manusia dan berisiko fatal. Karena itu, pengendalian rabies tidak hanya dilakukan melalui vaksinasi, tetapi juga membutuhkan pengawasan populasi hewan, edukasi masyarakat, serta penanganan yang tepat terhadap kasus gigitan hewan penular rabies.
Selain vaksinasi, masyarakat yang hadir nantinya dapat memanfaatkan sejumlah layanan kesehatan hewan. Di antaranya pemeriksaan dan pengobatan hewan, kastrasi kucing, serta edukasi mengenai kesehatan hewan dan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Rangkaian acara juga diisi berbagai kegiatan lainnya, seperti kontes ternak dan hewan kesayangan, lomba mewarnai, bazar UMKM, Gerakan Pangan Murah, serta promosi produk dan potensi peternakan Sumatera Utara.
Pada puncak acara, Minggu (27/9/2026), masyarakat dijadwalkan mengikuti fun walk, Makan Telur Bersama, serta pembagian 60.000 butir telur gratis.
Kepala Distanpang Sumut Fariz Haholongan Hutagalung mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai kesehatan hewan dan pentingnya pengendalian rabies.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, peternak dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pengendalian rabies secara berkelanjutan.
Pemprov Sumut juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat, kesejahteraan hewan, sekaligus mendukung perkembangan sektor peternakan di Sumatera Utara.
Next News

Bupati Gus Irawan Lantik 38 Kepala Sekolah, Tekankan Kepemimpinan untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Tapsel
in 5 hours

DPRD Tapanuli Selatan Gelar Rapat Paripurna PAW, H. Muhammad Yusuf Siregar Resmi Dilantik
in 5 hours

Prakiraan Cuaca Sumatera Senin 21 September 2026, Sejumlah Kota Besar Berpotensi Hujan Lebat
6 minutes ago

Bulog Sumut Terima 4.400 Ton Beras, Stok Pangan Diperkuat hingga 50.000 Ton
15 hours ago

Pemprov Targetkan Sumut Bebas dari Rabies
a day ago

World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Jafar: Kesejahteraan Harus Sejalan dengan Kelestarian Lingkungan
9 hours ago

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter Mengintai Perairan Sumut 19-22 September
21 hours ago

Bulog Sumut Pasok 4 Ton Beras SPHP untuk Gerakan Pangan Murah
2 days ago

Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat dan Kapolres Jajaran
2 days ago

Investor China Jajaki Industri Daur Ulang di Deli Serdang, Berpotensi Buka 10.000 Lapangan Kerja
2 days ago





