Bukan Cuma Kurang Minum, 4 Hal Ini Ternyata Bisa Memicu Dehidrasi
RAU - Saturday, 05 September 2026 | 01:57 PM


4 Hal yang Bisa Menyebabkan Dehidrasi Selain Kurang Minum
Air memiliki peranan penting dalam hampir seluruh proses di dalam tubuh. Cairan membantu mengatur suhu tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit, mendukung pencernaan, serta membantu berbagai organ menjalankan fungsinya.
Ketika jumlah cairan yang hilang lebih banyak dibandingkan yang masuk, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Kondisi ini bisa ditandai dengan rasa haus, mulut kering, tubuh lemas, pusing, hingga urine yang berwarna lebih gelap.
Selama ini, kurang minum sering dianggap sebagai satu-satunya penyebab dehidrasi. Padahal, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat meningkatkan kehilangan cairan.
1. Bepergian Menggunakan Pesawat
Perjalanan menggunakan pesawat ternyata dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami kekurangan cairan.
Udara di dalam kabin pesawat umumnya memiliki kelembapan yang rendah. Paparan udara kering dalam waktu lama dapat meningkatkan kehilangan cairan melalui pernapasan dan kulit.
Bukan berarti perjalanan dengan pesawat otomatis menyebabkan dehidrasi. Namun, selama penerbangan, penting untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan dan memperhatikan tanda-tanda tubuh membutuhkan minum.
2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula
Asupan gula yang berlebihan, terutama dari makanan dan minuman dengan gula tambahan, juga perlu diperhatikan.
Konsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan beban osmotik dalam tubuh dan pada kondisi tertentu memengaruhi keseimbangan cairan. Pada orang dengan kadar gula darah yang sangat tinggi, misalnya, tubuh dapat membuang lebih banyak glukosa melalui urine sehingga cairan ikut keluar.
Karena itu, membatasi konsumsi minuman manis dan memilih air putih sebagai sumber cairan utama dapat membantu menjaga pola hidrasi yang lebih baik.
3. Konsumsi Alkohol
Alkohol juga dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Salah satu efeknya adalah meningkatkan produksi urine sehingga cairan lebih banyak dikeluarkan.
Risiko tersebut dapat semakin terasa jika seseorang tidak cukup mengganti cairan yang hilang.
Karena itu, konsumsi alkohol perlu dilakukan secara bertanggung jawab. Bagi remaja, alkohol tidak aman untuk dikonsumsi.
4. Sedang Mengalami Sakit
Saat tubuh sedang sakit, kebutuhan dan kehilangan cairan dapat berubah.
Demam dan keringat berlebih dapat membuat cairan tubuh berkurang. Begitu pula muntah atau diare yang menyebabkan tubuh kehilangan air sekaligus elektrolit.
Dalam kondisi seperti ini, memenuhi kebutuhan cairan menjadi bagian penting dari perawatan. Jika kehilangan cairan cukup banyak, terutama akibat muntah atau diare berulang, seseorang dapat mengalami dehidrasi yang membutuhkan penanganan medis.
Jangan Menunggu Sampai Sangat Haus
Menjaga hidrasi bukan hanya soal minum ketika tenggorokan terasa kering. Kebutuhan cairan dapat berbeda-beda bergantung pada aktivitas, cuaca, kondisi kesehatan, dan jumlah cairan yang hilang dari tubuh.
Perhatikan tanda seperti urine yang semakin gelap, mulut kering, rasa lelah, pusing, atau rasa haus yang berlebihan.
Jika dehidrasi disertai kondisi berat seperti kebingungan, sangat lemas, sulit mempertahankan cairan karena terus muntah, atau jumlah urine sangat sedikit, segera cari bantuan medis.
Next News

Bagaimana Semut Bisa Menemukan Jalan Kembali ke Sarangnya?
11 hours ago

Mengapa Pisang Bisa Lebih Cepat Matang Jika Disimpan Bersama Buah Lain?
11 hours ago

Berbagi Helm dengan Orang Lain, Apakah Bisa Menularkan Kutu Rambut?
in an hour

Cacing Tanah Memiliki Banyak Cincin di Tubuhnya, Apakah Setiap Cincin Punya Fungsi?
in an hour

Muncul Benjolan Kecil pada Gusi, Kapan Perlu Diwaspadai? Kenali Penyebab dan Tandanya
in an hour

Mengapa Wajah Sendiri Terlihat Berbeda di Cermin dan Kamera? Ini Penjelasannya
11 hours ago

Mengapa Gigi Bisa Terasa Ngilu Saat Minum Air Dingin? Kenali Penyebabnya
in an hour

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Memengaruhi Kebersihan Mulut, Ini Alasannya
in an hour

Air Putih Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
in 38 minutes

Terlalu Sering Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Apa Dampaknya bagi Kesehatan Mental?
in 30 minutes





